Lompat ke isi

Ion hidrogen

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 23.12 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ion hidrogen adalah istilah umum yang dianjurkan oleh IUPAC untuk semua ion hidrogen dan isotop-isotopnya.[1] Bergantung kepada muatan ionnya, dua kelas yang berlainan dapat dibedakan sebagai berikut:

Kation (bermuatan positif)

ketika hidrogen kehilangan elektronnya, kation-kation berikut ini dapat dibentuk:

  • Hidron: nama umum bagi ion positif isotop hidrogen manapun (H+)
  • Proton: 1H+ (lebih tepatnya, kation protium)
  • Deuteron: 2H+, D+
  • Triton: 3H+, T+

Selain itu, ion-ion yang dihasilkan oleh reaksi kation-kation ini dengan air juga hidratnya disebut ion hidrogen:

bagi ion negatif isotop hidrogen manapun

  • Deuterida: 2H-, D-
  • Tritida: 3H-, T-

Di dalam kimia organik, satu atom hidrogen di dalam satu molekul sering disebut sebagai "proton" saja. Anion hidrogen memainkan peran penting di dalam fisika kuantum.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Compendium of Chemical Terminology, 2nd edition McNaught, A.D. and Wilkinson, A. Blackwell Science, 1997 [ISBN 0-86542-684-8], juga online

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 19384441 (2021-11-09T14:34:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.