Tho-Radia
Tho-Radia adalah sebuah perusahaan farmasi Prancis yang memproduksi kosmetik dari tahun 1932 hingga 1968. Krim, pasta gigi, dan sabun bermerek Tho-Radia terkenal karena mengandung radium dan torium hingga tahun 1937. Hal ini merupakan bagian dari strategi pemasaran yang memanfaatkan ketertarikan masyarakat terhadap radium setelah unsur tersebut ditemukan oleh Pierre dan Marie Curie, di tengah maraknya tren pengobatan semu radioaktif.
Awal mula
Apa yang disebut "mikrocurieterapi"
Pada awal 1910-an, apoteker Prancis Alexandre Jaboin mengemukakan prinsip-prinsip "mikrocurieterapi", yang terinspirasi oleh keberhasilan curieterapi dalam mengobati beberapa jenis kanker. Dia beranggapan bahwa dosis radium yang sangat kecil dapat merangsang sel-sel hidup dan meningkatkan energinya. Gagasan ini tidak pernah terbukti secara ilmiah, tetapi memicu tren penggunaan radium dalam obat-obatan dan kosmetik. Sejumlah merek mulai memanfaatkan pasar tersebut sepanjang dekade 1910-an, terutama Activa dan Radior.
Formula Dr. Alfred Curie
Pada awal 1920-an, apoteker Alexis Moussalli bergabung dengan laboratorium farmasi Millot di Paris. Dengan memanfaatkan keahliannya dalam unsur-unsur tanah jarang, dia menciptakan krim kecantikan yang mengandung torium klorida dan radium bromida. Untuk mendirikan mereknya sendiri sekaligus sebagai strategi pemasaran, dia bekerja sama dengan Alfred Curie, seorang dokter yang memiliki nama keluarga yang sama dengan Pierre dan Marie Curie, tetapi tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan mereka. Pierre dan Marie Curie dikabarkan sempat mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum terhadap perusahaan tersebut. Pada 29 November 1932, Alfred Curie mendaftarkan merek dagang Tho-Radia dan menyetujui penggunaan keterangan "berdasarkan formula Dr. Alfred Curie" pada kemasan serta materi iklan produknya.
Perusahaan Tho-Radia
Untuk meluncurkan perusahaannya, Alexis Moussalli juga bermitra dengan SECOR (Société d'exportation, commission, représentation), sebuah perusahaan Prancis-Amerika yang bertugas memasarkan produk-produk Tho-Radia. Merek Tho-Radia secara resmi diluncurkan pada tahun 1932 di Paris dan pada tahun 1933 di seluruh wilayah Prancis. Krim Tho-Radia menjadi terkenal berkat iklannya yang mudah dikenali, dirancang oleh ahli periklanan Tony Burnand. Iklan tersebut menampilkan seorang wanita muda berambut pirang yang disinari dari bawah oleh berkas-berkas cahaya yang tampak jelas. Citra ini kemudian melekat kuat pada merek Tho-Radia di benak masyarakat dan terus digunakan hingga dekade 1950-an. Keberhasilan krim Tho-Radia memungkinkan Alexis Moussalli memperluas lini produknya dengan menjual bedak, pasta gigi, dan sabun. Namun, dua produk terakhir dipasarkan sebagai produk yang hanya mengandung torium.
Produk-produk pertama Tho-Radia memang benar-benar mengandung radium. Hal ini dibuktikan oleh analisis Laboratorium Penelitian Ilmiah Colombes pada Juli 1932 yang menyatakan bahwa setiap 100 gram krim mengandung 0,223 mikrogram radium bromida.
Mulai tahun 1937, peraturan mengenai bahan radioaktif berubah. Penggunaannya dibatasi hanya untuk keperluan medis berdasarkan resep dokter, dan produk yang digunakan secara internal diwajibkan mencantumkan label merah bertuliskan "Poison" (Racun) atau "Toxic" (Beracun). Sebagai tanggapan, Tho-Radia mengubah strategi pemasarannya. Pada 23 April 1937, SECOR kembali mendaftarkan merek dagang Tho-Radia tanpa lagi menyebut radium maupun Alfred Curie, dan hanya mempertahankan nama merek yang saat itu sudah dikenal luas.
Pindah ke Vichy
Perang Dunia II memaksa perusahaan ini pindah dari Paris ke Vichy, tempat sejumlah perusahaan farmasi lain telah beroperasi. Pemerintahan Vichy menaruh perhatian pada perusahaan ini dan berupaya merampas kepemilikan para pemegang saham Yahudi. Namun, dua pemegang saham utamanya berasal dari Swiss. Duta Besar Swiss, Walter Stucki, berhasil menunda upaya tersebut dan akhirnya menggagalkannya sepenuhnya.
Selama masa perang, kegiatan usaha Tho-Radia mengalami perlambatan. Namun, mulai tahun 1948 perusahaan ini kembali berkembang ketika Alexis Moussalli bersama ahli kimia Pierre Corniou mengembangkan berbagai produk baru, seperti susu perawatan kulit, parfum, dan lipstik. Pada masa kejayaannya, perusahaan ini mempekerjakan sekitar 80 hingga 90 orang.
Decline
Setelah Alexis Moussalli meninggal dunia pada tahun 1955, para ahli warisnya memberhentikan para pengelola dari SECOR. Namun, perusahaan ini menghadapi persaingan yang semakin ketat dan terus kehilangan pangsa pasar.
Pada tahun 1962, perusahaan ini dijual kepada Laboratorium Lafarge, yang kemudian diakuisisi oleh Sanofi pada tahun 1976. Lafarge menutup pabrik Tho-Radia di Vichy pada tahun 1965 dan memindahkan operasinya ke Châteauroux. Penjualan yang terus menurun akhirnya menyebabkan merek Tho-Radia dihentikan sepenuhnya pada tahun 1968.
Referensi
Bibliografi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29470000 (2026-07-17T17:48:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.