Lompat ke isi

Indikator redoks

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 08.29 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28422348; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Indikator redoks (juga disebut indikator reduksi–oksidasi) adalah indikator yang mengalami perubahan warna tertentu pada potensial elektroda tertentu.

Persyaratan untuk perubahan warna yang cepat dan reversibel berarti bahwa kesetimbangan reduksi–oksidasi untuk indikator sistem redoks perlu dicapai dengan sangat cepat. Oleh karena itu, hanya beberapa kelas sistem redoks organik yang dapat digunakan sebagai indikator.

Terdapat dua kelas indikator redoks yang umum:

Indikator redoks yang paling umum adalah senyawa organik. Contoh indikator redoks: Molekul 2,2'-Bipiridina adalah indikator redoks. Dalam larutan, ia berubah warna dari biru muda menjadi merah pada potensial elektrode 0,97 V.

Tidak bergantung pada pH

Bergantung pada pH

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28422348 (2025-11-12T07:26:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.