Indikator redoks
Indikator redoks (juga disebut indikator reduksi–oksidasi) adalah indikator yang mengalami perubahan warna tertentu pada potensial elektroda tertentu.
Persyaratan untuk perubahan warna yang cepat dan reversibel berarti bahwa kesetimbangan reduksi–oksidasi untuk indikator sistem redoks perlu dicapai dengan sangat cepat. Oleh karena itu, hanya beberapa kelas sistem redoks organik yang dapat digunakan sebagai indikator.
Terdapat dua kelas indikator redoks yang umum:
- kompleks logam fenantrolina dan bipiridina. Dalam sistem ini, logam mengubah bilangan oksidasi.
- sistem redoks organik seperti metilena biru. Dalam sistem ini, proton berpartisipasi dalam reaksi redoks. Oleh karena itu, terkadang indikator redoks juga dibagi menjadi dua kelompok umum: tidak bergantung atau bergantung pada pH.
Indikator redoks yang paling umum adalah senyawa organik. Contoh indikator redoks: Molekul 2,2'-Bipiridina adalah indikator redoks. Dalam larutan, ia berubah warna dari biru muda menjadi merah pada potensial elektrode 0,97 V.
Tidak bergantung pada pH
Bergantung pada pH
Lihat pula
Referensi
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28422348 (2025-11-12T07:26:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.