Energi di Swiss
Sektor energi di Swiss mirip dengan negara-negara maju lainnya. Selain tenaga air dan biomassa, negara ini tidak memiliki banyak sumber energi di wilayahnya: minyak bumi, gas, dan bahan bakar nuklir diimpor dari luar negeri.
Strategi energi 2050
Pada 21 Mei 2017, rakyat Swiss menerima UU Energi baru yang menetapkan 'strategi energi 2050'. Tujuan dari strategi energi 2050 adalah:
- mengurangi konsumsi energi,
- meningkatkan efisiensi energi dan
- mempromosikan energi terbarukan (seperti air, matahari, angin dan tenaga panas bumi serta bahan bakar biomassa)
UU Energi tahun 2006 melarang pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir baru di Swiss.
Ikhtisar
Energi terbarukan di Swiss
Pemerintah Swiss telah memasang target untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil sebesar 20% pada tahun 2020 Sebagian besar energi yang dihasilkan di Swiss itu terbarukan, dan asalnya dari tenaga air dan biomassa. Namun, keduanya hanya menyumbang sekitar 15% dari total konsumsi energi keseluruhan karena 85% energi yang digunakan itu berasal dari sumber energi impor, sebagian besar dari bahan bakar fosil dan tenaga nuklir .
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28003636 (2025-10-16T06:00:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.