Lompat ke isi

Kabut

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 08.50 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27697278; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kabut adalah aerosol tampak yang terdiri dari tetesan air kecil atau kristal es yang melayang di udara dekat atau pada permukaan Bumi. Kabut dapat dianggap sebagai jenis awan rendah yang biasanya menyerupai awan stratus dan sangat dipengaruhi oleh perairan, topografi, dan kondisi angin di sekitarnya. Kabut juga memengaruhi banyak aktivitas manusia, seperti pelayaran, perjalanan, dan peperangan.

Kabut muncul ketika uap air (air dalam bentuk gas) mengembun. Selama kondensasi, molekul-molekul uap air bergabung membentuk tetesan-tetesan air kecil yang menggantung di udara. Kabut laut, yang muncul di dekat perairan air asin, terbentuk ketika uap air mengembun pada butiran garam. Kabut mirip dengan halimun, tetapi lebih pekat dari halimun.

Definisi

Istilah kabut biasanya dibedakan dari istilah awan yang lebih umum karena kabut berada di dataran rendah, dan kelembapan dalam kabut sering kali dihasilkan secara lokal (seperti dari badan air di ddekatnya, seperti danau, laut, tanah atau rawa lembap di dekatnya). Menurut definisi, kabut mengurangi jarak pandang hingga kurang dari , sedangkan halimun menyebabkan gangguan jarak pandang yang lebih kecil. Untuk tujuan penerbangan di Britania Raya, jarak pandang kurang dari tetapi lebih dari 999 m (3.278 kaki) dianggap kabut jika kelembapan relatifnya 95% atau lebih; di bawah 95%, dianggap sebagai kabur.

Galeri

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27697278 (2025-08-19T06:50:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.