Lompat ke isi

Ilmu kedokteran nano

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 08.53 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28019100; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ilmu kedokteran nano (nanomedicine) adalah aplikasi medis dari teknologi nano. Istilah nanomedicine sendiri dapat berarti obat-obatan yang dibentuk dalam skala nano. Ilmu kedokteran nano mencakup aplikasi medis dari material nano hingga biosensor nano. Satu pertentangan terhadap ilmu kedokteran nano yaitu mengenai toksisitas dan dampak lingkungan dari material nano.

Aplikasi kedokteran dari material nano

Dua bentuk penggunaan material nano sebagai obat-obatan sudah diuji pada tikus percobaan, yaitu berupa selubung nano emas (gold nanoshell) yang digunakan untuk mendiagnosa dan mengobati kanker, dan liposom sebagai pembantu (adjuvant) vaksin dan sarana untuk menghantarkan obat. Detoksifikasi juga aplikasi lain dari nanomedicine yang telah diuji di tikus percobaan. Material dan teknologi nano memungkinkan implan untuk dibuat berukuran sangat kecil dan mencegah penolakan oleh tubuh.

Fungsi penghantaran obat (drug delivery) menjadi lebih baik karena material nano saat ini mampu dimodifikasi secara detail sehingga mampu diatur untuk melepas obat ketika menyentuh benda tertentu, seperti sel kanker. Hal ini diperlukan agar konsumsi obat-obatan tidak menimbulkan efek samping berlebih.

Kemampuan material nano untuk berinteraksi pada sel tertentu menjadikannya bermanfaat dalam banyak hal, termasuk visualisasi di bidang kedokteran. Zat pewarna (dye) yang terbuat dari senyawa tertentu dapat dibuat bereaksi dengan sel penyakit seperti sel kanker, yang kemudian menghasilkan perpendaran (fluoresensi) untuk memudahkan pendeteksian.

Lihat pula

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28019100 (2025-10-16T13:05:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.