Lompat ke isi

Keamanan masyarakat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 08.58 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Keamanan masyarakat adalah konsep yang dikembangkan oleh studi keamanan mazhab Kopenhagen. Konsep ini mengacu pada "mungkin tidaknya suatu masyarakat mempertahankan ciri khasnya meski lingkungan sekitarnya berubah dan mendapat ancaman perseptual atau nyata".[1]

Kritik

Konsep keamanan masyarakat yang dikembangkan mazhab Kopenhagen dikritik oleh sejumlah akademisi.[2] Theiler berpendapat bahwa pembahasan keamanan masyarakat cenderung menganggap masyarakat sebagai agen sosial terpisah. Theiler juga menyatakan bahwa definisi identitas yang kabur digunakan ketika konsep ini dibahas dan gagal 'menunjukkan bahwa keamanan masyarakat sangat penting bagi seseorang'.[3]

Bacaan lanjutan

  • McSweeney, Bill (1996), Identity and Security: Buzan and the Copenhagen School, Review of International Studies, 22: 81-96
  • Arcudi, Giovanni (2006), La sécurité entre permanence et changement, Relations Internationales, 125: 97-109

Pranala luar

Referensi

  1. Waever, Ole, (1993) Identity, Migration and the New Security Agenda in Europe p23
  2. Arcudi, G. (2006), La sécurité entre permanence et changement, Relations Internationales, 125: 97-109
  3. Theiler, T. (2003), Societal security and social psychology, Review of International Studies, 29: 249-268

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 21593916 (2022-08-29T19:51:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.