Lompat ke isi

Balam putih

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 09.11 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Balam putih atau sabur putih adalah kondisi cuaca di mana kontur dan tengaran di zona tertutup salju hampir tidak dapat dibedakan.[1] Hal ini juga dapat diterapkan ketika jarak pandang dan kontur sangat berkurang karena pasir. Ufuk menghilang dari pandangan sementara langit dan bentang alam tampak tanpa ciri, sehingga tidak meninggalkan titik referensi visual untuk bernavigasi; tidak adanya bayangan karena cahaya datang dalam jumlah yang sama dari semua arah yang memungkinkan.[2] Balam putih didefinisikan sebagai: "Suatu kondisi cahaya menyebar ketika tidak ada bayangan yang muncul, karena lapisan awan putih terus menerus tampak menyatu dengan permukaan salju putih. Tidak ada ketidakteraturan permukaan salju yang terlihat, tetapi objek gelap mungkin terlihat jelas. Tidak ada ufuk yang terlihat." [3]

Balam putih mungkin hanya disebabkan oleh tingkat hujan salju yang sangat lebat seperti yang terlihat pada kondisi efek danau, atau faktor lain seperti pencahayaan yang tersebar dari awan mendung, halimun atau kabut, atau latar belakang salju. Seseorang yang bepergian dalam kondisi balam putih mempunyai risiko besar untuk mengalami disorientasi total dan tersesat, bahkan di lingkungan yang sudah dikenalnya. Pengendara biasanya harus menghentikan mobilnya di tempat mereka berada, karena jalan tidak dapat dilihat. Hujan salju dan badai salju normal, di mana salju turun dengan kecepatan /h), atau di mana jarak pandang relief tidak jelas tetapi mempunyai bidang pandang jelas lebih dari , sering kali salah disebut balam putih.

Jenis

Ada tiga bentuk balam putih yang berbeda:

  • Dalam kondisi badai salju, salju yang sudah ada di permukaan dapat tertiup angin, sehingga mengurangi jarak pandang hingga mendekati nol.
  • Dalam kondisi hujan salju, volume salju yang turun dapat mengaburkan objek sehingga mengurangi jarak pandang hingga mendekati nol. Contohnya adalah saat salju akibat danau atau salju akibat gunung, yang volume saljunya bisa berkali-kali lipat lebih besar dibandingkan salju biasa atau badai salju.
  • Di mana kabut tebal di permukaan tanah terdapat di lingkungan yang tertutup salju, terutama di area terbuka tanpa fitur.

Referensi

  1. Meteorological Glossary. Her Majesty's Stationery Office. 1972. ISBN 0-11-400208-8.
  2. Meteorological Glossary. Her Majesty's Stationery Office. 1972. ISBN 0-11-400208-8.
  3. Sir Vivian Fuchs. The Crossing of Antarctica. Cassell. 1958. hlm. 296.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28741986 (2025-12-26T08:51:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.