Lompat ke isi

Kurva Wells

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 13.34 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27814024; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kurva Wells adalah diagram yang menggambarkan nasib percikan pernapasan setelah dikeluarkan menuju udara. Diagram ini dikembangkan oleh W.F. Wells pada tahun 1934. Peristiwa seperti batuk, bersin, maupun ekshalasi keras lainnya menghasilkan percikan atau tetesan pernapasan dari saliva maupun mukosa pernapasan dengan rentang ukuran 1 µm hingga 2 mm.

Wells berpendapat bahwa nasib percikan pernapasan dipengaruhi oleh ukurannya. percikan pernapasan dengan ukuran lebih besar dibandingkan ambang batas ukuran (berdasarkan kelembapan) akan lebih mudah jatuh ke tanah oleh gaya gravitasi, sedangkan percikan berukuran kecil akan menguap secara cepat dan meninggalkan residu kering yang melayang di udara. Kedua nasib percikan pernapasan ini memengaruhi proses transmisi penyakit akibat infeksi bakteri atau virus.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27814024 (2025-09-12T08:48:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.