Lompat ke isi

Kecepatan lensa

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 13.47 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29375345; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kecepatan lensa (en:lens speed) adalah istilah fotografi yang mengacu pada diameter terlebar sebuah tingkap atau nilai bukaan minimum sebuah lensa.

Sebuah lensa dengan nilai difragma f1.8, f2, dan f2.8 yang memiliki bukaan diafragma super lebar dikatakan sebagai lensa cepat karena dapat kecepatan shutter yang lebih tinggi dibanding lensa standar dengan nilai difragma terkecil f/3.5. Lensa cepat dengan bukaan difragma lebar tersebut dibutuhkan saat memotret di kondisi minim cahaya.

Penyebutan lebih cepat atau lebih lambat juga dapat digunakan untuk lensa yang sama untuk pilihan bukaan atau aperture yang berbeda. Misal, ada saran untuk menggunakan bukaan cepat berarti pengguna kamera harus mengatur difragma/aperture di f1.2., f1.8, f2, atau f.2.8. Kalau disuruh untuk menggunakan bukaan lambat berarti mengatur diafragma di f/8, f11, f16, atau yang lebih tinggi. Bukaan cepat atau bukaan lambat ini terkait dengan pilihan kecepatan rana (shutter) yang akan digunakan untuk pemotretan.


Pada 1911 Encyclopaedia Britannica didefinisikan klasifikasi kecepatan lensa:

"...[Lenses] are also sometimes classified according to their rapidity, as expressed by their effective apertures, into extra rapid, with apertures larger than f/6; rapid, with apertures from f/6 to f/8; slow, with apertures less than f/11."

Referensi

  1. https://jarakpandang.com/mengenal-cara-kerja-aperture/


Lihat pula

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29375345 (2026-06-22T07:04:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.