Lompat ke isi

Protanopi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 13.48 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28592844; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Protanopi atau protanopia adalah kelainan pada mata di mana penderita secara spesifik tidak dapat membedakan warna merah dan hijau. Hal tersebut dikarenakan penderita protanopi memiliki sel kerucut tipe L yang kurang sensitif dan mengalami dikromasi. Protanopi merupakan kelainan yang diturunkan lewat gen resesif.

Etimologi

Istilah protanopi berasal dari bahasa Yunani prṓtos yang berarti ‘pertama’, an yang berarti ‘tidak’, dan opsis yang berarti ‘melihat’. Dari terjemahan tersebut, protanopi kemudian diartikan secara harafiah sebagai ‘tidak dapat melihat warna primer pertama’.

Sebab

Protanopi disebabkan reseptor warna pada retina tidak sensitif dan biasanya bersamaan dengan kondisi dikromasi, yaitu kemampuan mata untuk hanya mampu menggabungkan dua spektrum warna. Reseptor warna yang mengalami penurunan kinerja adalah sel kerucut tipe L yang memapukan mata membedakan warna merah dan hijau serta merah, jingga, kuning, cokelat dan ungu. Selain itu, warna yang terlihat akan tampak kurang cerah dibandingkan dengan warna pada penglihatan normal.

Protanopi dapat diturunkan lewat gen resesif X, sehingga jumlah pria yang mengidap protanopi lebih banyak daripada perempuan. Hal tersebut dikarenakan perempuan memiliki dua kromosom X sementara pria memiliki 1 kromosom X dan 1 kromosom Y.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28592844 (2025-11-21T19:42:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.