Lompat ke isi

Amalgam (kimia)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 14.12 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Amalgam adalah paduan antara raksa dengan logam lain. Amalgam bisa berwujud cairan, pasta lunak atau padat, tergantung pada proporsi raksa. Paduan ini dibentuk melalui ikatan logam,[1] dengan gaya tarik elektrostatis dari elektron konduksi yang bekerja untuk mengikat semua ion logam bermuatan positif menjadi struktur kisi kristal.[2] Hampir semua logam dapat membentuk amalgam dengan merkuri, kecuali besi, platina, wolfram, dan tantalum. Amalgam perak-raksa penting dalam kedokteran gigi, dan amalgam emas-raksa digunakan dalam ekstraksi emas dari bijihnya. Kedokteran gigi telah menggunakan paduan raksa dengan logam seperti perak, tembaga, indium, timah dan seng.

Bacaan lanjutan

  • Prandtl, W.: Humphry Davy, Jöns Jacob Berzelius, zwei führende Chemiker aus der ersten Hälfte des 19. Jahrhunderts. Wissenschaftliche Verlagsgesellschaft, Stuttgart, 1948
  • Hofmann, H., Jander, G.: Qualitative Analyse, 1972, Walter de Gruyter,

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Callister, W. D. "Materials Science and Engineering: An Introduction" 2007, 7th edition, John Wiley and Sons, Inc. New York, Section 4.3 and Chapter 9.
  2. http://mine-engineer.com/mining/minproc/MercAmal.htm

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25488440 (2024-03-29T11:58:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.