Adhesi
Adhesi adalah kecenderungan partikel atau permukaan yang berbeda untuk saling menempel (sementara kohesi mengacu pada kecenderungan partikel/permukaan yang serupa atau identik untuk saling menempel).
Gaya-gaya yang menyebabkan adhesi dan kohesi dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Gaya antarmolekul yang bertanggung jawab atas fungsi berbagai jenis stiker dan selotip termasuk dalam kategori adhesi kimia, adhesi dispersif, dan adhesi difusif. Selain besaran kumulatif gaya antarmolekul ini, ada juga efek mekanis tertentu yang muncul dari kecenderungan partikel ini. Misalnya mekanisme kimia, mekanik, dispersif, elektrostatik, dan difusif.
Kekuatan adhesi antara dua bahan tergantung pada mekanisme apa yang terjadi antara dua bahan, dan luas permukaan tempat kedua bahan tersebut bersentuhan. Bahan yang saling membasahi cenderung memiliki area kontak yang lebih besar daripada yang tidak. Pembasahan tergantung pada energi permukaan bahan.
Bahan berenergi permukaan rendah seperti polietilen, polipropilen, politetrafluoroetilena dan polioksimetilena sulit untuk merekat tanpa persiapan permukaan khusus.
Faktor lain yang menentukan kekuatan kontak perekat adalah bentuknya. Kontak perekat berbentuk kompleks mudah terlepas di "tepi" bidang kontak.
Lihat pula
Referensi
Bacaan lanjutan
- John Comyn, Adhesion Science, Royal Society of Chemistry Paperbacks, 1997
- A.J. Kinloch, Adhesion and Adhesives: Science and Technology, Chapman and Hall, 1987
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22357036 (2022-12-18T04:39:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.