Atlantika (benua)
Atlantika (bahasa Yunani: Ατλαντικα ; Atlantika) adalah benua kuno yang terbentuk sekitar 2 miliar tahun yang lalu (2000 juta tahun lalu) selama era Paleoproterozoikum. Atlantika terbentuk dari berbagai kraton yang saat ini lokasinya terletak di terletak di Afrika Barat dan timur Amerika Selatan. Atlantika lebih tepatnya terbentuk setelah pecahnya Kenorland. Nama tersebut diperkenalkan oleh Rogers 1996, Karena benua ini terbentuk Di Samudra Atlantik bagian Selatan. Sekitar 1,9 -1,8 miliar tahun yang lalu daratan-daratan dunia mulai menyatu (termasuk Atlantika) dan akhirnya pun membentuk Superbenua Nena yang merupakan kelanjutan dari Kenorland.
Kraton-kraton di Afrika kebanyakan merupakan bagian dari Atlantika, antara lain: Kraton Kongo, Zimbabwe, Tanzania dan Afrika Barat, Kalaharia. Kraton-kraton di Amerika Selatan juga ada yang merupakan bagian dari benua Atlantika, antara lain: Amazonia, Sāo Fransisko, Rio Apa, Sāo Luís, dan Río de la Plata. Kraton-kraton ini dianggap awal pembentukannya berawal dari Atlantika.
Pembentukan
Atlantika terbentuk hampir bersamaan dengan Pembentukan Nena karena Atlantika terbentuk kurang dari 2 miliar tahun yang lalu selama era Arkean . Pembentukannya hampir bersamaan dengan kraton - kraton lainnya (salah satunya ialah Kraton Kongo). Akan tetapi kraton - kraton yang terbentuk bersamaan dengan Atlantika menjadi bagian dari Atlantika sendiri (membentuk satu kesatuan dengan Atlantika).
Perpecahan
Atlantika bergabung dengan Nena sekitar 1.9 - 1.8 miliar tahun yang lalu. Ketika 1.8 miliar tahun yang lalu, Nena mulai digantikan oleh Superbenua baru, yakni Columbia yang bertahan hingga 1.5 miliar tahun yang lalu. Atlantika diperkirakkan berpisah dari Columbia sekitar 1.6 hingga 1.4 miliar tahun yang lalu.
Sekitar 1.1 miliar tahun yang lalu, Rodinia terbentuk dan Atlantika menjadi bagian dari Superbenua tersebut. Rodinia terpecah sekitar 750 juta tahun yang lalu dan terbentuk tiga benua baru, yakni Protolaurasia, Protogondwana (Barat dan Timur) dan Kraton Kongo . Atlantika menjadi pusat dari Protogondwana bagian Timur hingga akhir era Neoproterozoikum (sebelum, selama dan akhir dari Pannotia). Atlantika secara resmi bubar (pecah) pada akhir Neoproterozoikum. Hingga saat ini, sisa sisa deformasi Atlantika masih ada disekitar sisi pantai Samudra Atlantik (lebih tepatnya pantai Timur Amerika Selatan dan pantai Barat Afrika).
Lihat pula
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28597060 (2025-11-22T01:52:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.