Perenggan dingin
Perenggan dingin atau fron dingin adalah sbeuah istilah meteorologi yang mendeskripsikan gerakan massa udara yang lebih dingin ke daerah dengan udara yang lebih hangat.[1] Udara dengan kepadatan lebih besar bergerak di bawah udara yang lebih ringan, mengangkatnya, yang menciptakan sbeuah garis tempat terjadinya hujan dan badai petir, atau membentuk sebuah jalur badai (bahasa Inggris: squall line) bila terdapat cukup kelembapan. Gerakan ke atas ini menyebabkan tekanan yang menurun di sepanjang fron dingin.
Pada peta cuaca, posisi permukaan perenggan dingin ditandai dengan simbol berupa garis biru dengan segitiga yang mengarah ke arah perenggan tersebut. Perenggan dingin dapat bergerak dua kali lipat lebih cepat dari pada perenggan panas.
Presipitasi
Hujan, salju, pelet es, dan wujud presipitasi lainnya dapat terjadi dengan adanya perenggan dingin.[2]
Pengaruh
Perenggan dingin dapat membawa udara yang lebih dingin dan kering di belakangnya.[3] Suhu dapat turun hingga -9 °C di belakang perenggan dingin. Selain itu, kondisi di sekitar perenggan dingin dapat menjadi sangat berangin.
Referensi
- ↑ University of Illinois. Cold Front. Retrieved on 2006-10-22.
- ↑ Cold Fronts METEO 3: Introductory Meteorology.
- ↑ Cold Front: transition zone from warm air to cold air.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27165938 (2025-04-20T01:46:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.