Minyak jojoba
Minyak jojoba () adalah minyak yang dihasilkan dalam biji tumbuhan jojoba (Simmondsia chinensis), perdu yang berasal dari Arizona selatan, California selatan, dan Meksiko barat laut. Minyak ini membentuk sekitar 50% dari berat biji jojoba. Istilah "minyak jojoba" dan "malam jojoba" sering digunakan secara bergantian karena malam tersebut secara visual tampak seperti minyak yang mudah mengalir, tetapi sebagai malam komposisinya hampir seluruhnya (~97%) terdiri dari mono-ester asam lemak rantai panjang (ester malam) dan alkohol (isopropil jojobat), disertai hanya sebagian kecil ester trigliserida. Komposisi ini menjelaskan stabilitas masa simpan yang sangat tinggi dan ketahanan luar biasa terhadap suhu tinggi, dibandingkan dengan minyak nabati sejati.
Sejarah
Suku asli Amerika yakni O'odham mengekstrak minyak dari biji jojoba untuk mengobati luka dan borok. Pengumpulan dan pengolahan biji dari tumbuhan yang tumbuh secara alami menandai awal domestikasi jojoba pada awal tahun 1970-an.
Pada tahun 1943, sumber daya alam AS, termasuk minyak jojoba, digunakan selama perang sebagai aditif untuk oli mesin, oli transmisi, dan oli diferensial. Senapan mesin dilumasi dan dirawat dengan jojoba.
Tampilan
Minyak jojoba yang belum dimurnikan tampak sebagai cairan emas jernih pada suhu kamar dengan sedikit aroma kacang. Minyak jojoba yang telah dimurnikan tidak berwarna dan tidak berbau. Titik leleh minyak jojoba kira-kira 10 °C (50 °F) dan nilai yodiumnya kira-kira 80. Minyak jojoba relatif stabil dalam penyimpanan jika dibandingkan dengan minyak nabati lainnya terutama karena mengandung sedikit trigliserida, tidak seperti kebanyakan minyak nabati lainnya seperti minyak biji anggur dan minyak kelapa. Ia memiliki indeks stabilitas oksidatif sekitar 60, yang berarti lebih stabil dalam penyimpanan daripada minyak kesumba, minyak kanola, minyak almond, atau skualena; tetapi kurang stabil daripada minyak jarak dan minyak kelapa.
Kimia
Secara umum, minyak jojoba mengandung proporsi asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi, terutama asam 11-eikosenoat (tabel).
Kegunaan
Karena berasal dari tumbuhan yang pertumbuhannya lambat dan sulit dibudidayakan, minyak jojoba terutama digunakan untuk aplikasi skala kecil seperti farmasi dan kosmetik. Secara keseluruhan, minyak jojoba digunakan sebagai pengganti minyak paus dan turunannya, seperti setil alkohol. Larangan impor minyak paus ke AS pada tahun 1971 menyebabkan penemuan bahwa minyak jojoba "dalam banyak hal lebih unggul daripada minyak paus sperma untuk aplikasi di industri kosmetik dan industri lainnya".
Minyak jojoba ditemukan sebagai bahan tambahan dalam banyak produk kosmetik, terutama yang dipasarkan sebagai produk yang terbuat dari bahan alami. Secara khusus, produk yang umumnya mengandung jojoba adalah losion dan pelembap, sampo dan kondisioner rambut.
Lihat juga
Galeri
Referensi
Pranala luar
- International Jojoba Export Council
- Description and chemical structure of jojoba oil
- Can This Unassuming Little Desert Shrub Really Save The World? - The first article from 1977
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29570948 (2026-08-13T09:20:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.