Polibutadiena akrilonitril
Kopolimer polibutadiena akrilonitril atau Polybutadiene acrylonitrile (PBAN), juga dikenal sebagai polibutadiena — asam akrilik — terpolimer akrilonitril adalah senyawa kopolimer yang paling sering digunakan sebagai bahan bakar propelan roket yang dicampur dengan oksidator amonium perklorat. Senyawa ini merupakan formulasi pengikat yang banyak digunakan pada pendorong besar tahun 1960-an hingga 1970-an (misalnya, Titan III dan SRB Pesawat Ulang Alik). Senyawa ini juga digunakan secara khusus dalam Sistem Peluncuran Luar Angkasa NASA, kemungkinan besar menggunakan kembali desain dari pesawat ulang alik.
Polibutadiena akrilonitril juga terkadang digunakan oleh amatir karena kesederhanaannya, biaya yang sangat rendah, dan toksisitas yang lebih rendah daripada polibutadiena berujung hidroksil (HTPB) yang lebih umum. HTPB menggunakan isocyanate untuk pengawetan, yang memiliki waktu pengawetan yang relatif cepat; tetapi, isocyanate juga umumnya beracun. Propelan komposit berbasis PBAN juga memiliki kinerja yang sedikit lebih tinggi daripada propelan berbasis HTPB. PBAN biasanya diawetkan dengan penambahan resin epoksi, yang membutuhkan waktu beberapa hari pada suhu tinggi untuk pengawetan.
Penggunaan
PBAN akan digunakan dalam program Constellation, yang kemudian dibatalkan, karena kopolimer ini akan digunakan pada tahap pertama roket Ares I dalam lima segmen. Namun, versi Ares I di masa mendatang dibahas dengan menggunakan propelan cair sebagai alternatif potensial. PBAN saat ini digunakan dalam pendorong roket padat pada roket SLS.
Lihat pula
- Roket
- Propulsi wahana antariksa
- Bahan bakar roket
- Propelan roket
- Oksidator
- Amonium perklorat
- HTPB
- Kopolimer
- Plastik
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28483946 (2025-11-14T08:36:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.