Lompat ke isi

Tetranitrometana

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 22.49 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26560621; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Tetranitrometana atau TNM adalah oksidator organik dengan rumus kimia C(NO2)4. Struktur kimianya terdiri dari empat gugus nitro yang terikat pada satu atom karbon. Pada tahun 1857, zat ini pertama kali disintesis melalui reaksi natrium sianoasetamida dengan asam nitrat.

Telah diteliti untuk digunakan sebagai oksidator dalam roket bipropelan. Tetranitrometana yang sangat murni tidak dapat dibuat meledak, tetapi sensitivitasnya meningkat secara dramatis oleh kontaminan yang dapat dioksidasi, seperti aditif anti-beku. Zat murni juga memiliki titik beku yang terlalu tinggi untuk tetap meleleh dengan baik, meskipun eutektik dengan dinitrogen tetroksida membeku pada suhu yang jauh lebih rendah -30 °C dan kurang meledak daripada tetranitrometana yang hampir murni. Meskipun demikian, oksidator masih terlalu sensitif untuk penggunaan yang efektif.

Di laboratorium, ia digunakan sebagai reagen untuk mendeteksi ikatan rangkap dalam senyawa organik dan sebagai reagen nitrasi. Ia juga digunakan sebagai aditif untuk bahan bakar diesel untuk meningkatkan angka setana.

Lihat pula


Referensi


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26560621 (2024-11-24T09:29:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.