Yakut (batu)

Yakut atau zirkon adalah mineral yang termasuk dalam kelompok nesosilikat dan merupakan sumber unsur logam zirkonium. Nama kimianya adalah zirkonium(IV) silikat, dengan rumus kimia ZrSiO4. Rumus empiris yang menunjukkan beberapa variasi substitusi dalam yakut adalah (Zr1–y, REEy)(SiO4)1–x(OH)4x–y. Yakut mengendap dari lelehan silikat dan memiliki konsentrasi relatif tinggi dari unsur-unsur inkompatibel dengan kekuatan medan tinggi. Sebagai contoh, hafnium hampir selalu terdapat dalam jumlah sekitar 1 hingga 4%. Struktur kristal yakut termasuk dalam sistem kristal tetragonal. Warna alami yakut bervariasi, mulai dari kuning keemasan, merah, cokelat, biru, hijau, hingga nirwarna.[1] Nama "zirkon" berasal dari bahasa Persia zargun, yang berarti "berwarna keemasan".[2]
Galeri
Lihat pula
- Anomali serium
- Baddeleyit,
- Bentuk kehidupan paling awal yang diketahui
- Bumi Awal yang Dingin
- Endapan bijih pasir mineral berat
- Ilmenit
- Mikroskop katodoluminesensi
- Sejarah Bumi
- Yakut hadean
Bacaan lebih lanjut
Pranala luar
- Geokimia yakut purba.
- Galeri mineral (diarsipkan 7 April 2005)
- Ensiklopedia Permata GIA – Yakut Artikel daring dan informasi mengenai sejarah, legenda, serta penelitian tentang yakut
- Zircon Industry Association
- Semua tentang Yakut Alami
Referensi
- ↑ Materials Explorer.
- ↑ Albert Stwertka. A Guide to the Elements. Oxford University Press. 1996. hlm. 117–119. ISBN 978-0-19-508083-4.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29594442 (2026-08-18T03:50:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.