Lompat ke isi

Urushiol

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 23.05 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Berkas:Urushiol.svg
nirbing

Urushiol adalah campuran beberapa turunan katekol yang unsur utamanya berupa minyak penyebab alergi yang ditemukan di beberapa tanaman keluarga Anacardiaceae, terutama Toxicodendron spp (misalnya ek beracun, poison ivy, poison sumac).[1] Nama urushiol diambil dari nama pohon urushi Jepang (Toxicodendron vernicifluum).[2]

Sumber

Kacang mete secara alami mengandung urushiol yang zat yang ditemukan di semua anggota keluarga pohon Anacardiaceae. Meliputi kacang mete, mangga, poison ivy, poison oak, sumac,[3][4] lada peru, dan badam hijau.[5] Urushiol berada di semua bagian tanaman, termasuk akar, batang, dan daun,[6] dan juga cenderung berada di perbatasan kulit jambu mete dan kacang di dalamnya.[7]

Dampak

Sensitivitas tinggi terhadap urushiol dapat menyebabkan reaksi alergi ekstrem ketika kacang mete mentah tertelan. Individu yang alergi terhadap poison ivy berpotensi memiliki reaksi fatal jika mengonsumsi kacang mete mentah. Kandungan urushiol pada kacang mete mentah menjadi alasan kenapa kacang mete tanpa pemrosesan tidak boleh dikonsumsi.[8] Berkontak dengan urushiol biasanya menyebabkan kontak alergi dermatitis.[9][10][11] Untuk orang-orang yang sensitif, urushiol dapat menyebabkan radang pada kulit karena alergi pada saat terjadi kontak dengan zat ini,[12] yang dikenal dengan istilah dermatitis karena kontak urushiol atau urushiol-induced contact dermatitis.

Kandungan

Urushiol merupakan substitusi 1-(alkil)- atau 1-(alkenil)-2,3-dihidroksibenzena,[13] dengan gugus alkil/alkenilnya adalah C15–C17 dengan satu hingga tiga ikatan rangkap. Minyak ini tersusun dari campuran katekol (1,2-dihidroksibenzena) dan resorsinol (1,3-dihidroksibenzena).[14]

Penanganan

Penanganan kontak urushiol dapat berbeda tergantung dari tingkat keparahan dan infeksi sekunder. Pencucian urushiol sebelum terikat dengan lipid membran akan membantu mencegah reaksi iritasi yang lebih parah. Kebanyakan urushiol dapat dihilangkan dengan mencuci area kontak dalam 15 menit.[15] Selain itu, beberapa kasus terjadi karena adanya transfer urushiol dari baju atau alat yang terkena ke kulit. Oleh karena itu, mencuci setiap baju atau alat yang sebelumnya mengenai urushiol dengan alkohol atau produk komersial pembersih akan efektif untuk menghilangkannya.[16]

Referensi

  1. ENH886/EP220: Identification of Poison Ivy, Poison Oak, Poison Sumac, and Poisonwood. Ask IFAS - Powered by EDIS.
  2. Definition of URUSHIOL. www.merriam-webster.com. 2024-04-27.
  3. ENH886/EP220: Identification of Poison Ivy, Poison Oak, Poison Sumac, and Poisonwood. Ask IFAS - Powered by EDIS.
  4. Michael J. Yoo. Mango Dermatitis After Urushiol Sensitization. Clinical Practice and Cases in Emergency Medicine. 2019. Vol. 3 (4). doi:10.5811/cpcem.2019.6.43196.
  5. Everyday Einstein Sabrina Stierwalt. What Do Cashews, Mangoes and Poison Ivy Have in Common?. Scientific American.
  6. Everyday Einstein Sabrina Stierwalt. What Do Cashews, Mangoes and Poison Ivy Have in Common?. Scientific American.
  7. Are Cashews Poisonous? All You Need to Know. Healthline. 2020-11-19.
  8. Are Cashews Poisonous? All You Need to Know. Healthline. 2020-11-19.
  9. Aneirin A. Lott. Poison ivy hairy root cultures enable a stable transformation system suitable for detailed investigation of urushiol metabolism. Plant Direct. 2020-08. Vol. 4 (8). doi:10.1002/pld3.243.
  10. Mina Aziz. MALDI-MS Imaging of Urushiols in Poison Ivy Stem. Molecules. 2017-05. Vol. 22 (5). hlm. 711. doi:10.3390/molecules22050711.
  11. Aneirin A. Lott. Accession-Level Differentiation of Urushiol Levels, and Identification of Cardanols in Nascent Emerged Poison Ivy Seedlings. Molecules. 2019-01. Vol. 24 (23). hlm. 4213. doi:10.3390/molecules24234213.
  12. ENH886/EP220: Identification of Poison Ivy, Poison Oak, Poison Sumac, and Poisonwood. Ask IFAS - Powered by EDIS.
  13. Aneirin A. Lott. Accession-Level Differentiation of Urushiol Levels, and Identification of Cardanols in Nascent Emerged Poison Ivy Seedlings. Molecules. 2019-01. Vol. 24 (23). hlm. 4213. doi:10.3390/molecules24234213.
  14. Mina Aziz. MALDI-MS Imaging of Urushiols in Poison Ivy Stem. Molecules. 2017-05. Vol. 22 (5). hlm. 711. doi:10.3390/molecules22050711.
  15. Xiao-ming Ma. Recent Advances in Research on Lacquer Allergy. Allergology International. 2012-01-01. Vol. 61 (1). hlm. 45–50. doi:10.2332/allergolint.11-RA-0324.
  16. Xiao-ming Ma. Recent Advances in Research on Lacquer Allergy. Allergology International. 2012-01-01. Vol. 61 (1). hlm. 45–50. doi:10.2332/allergolint.11-RA-0324.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28093084 (2025-10-18T01:49:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.