Lompat ke isi

Gosong tengah sungai

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 03.46 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28598838; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Gosong tengah sungai merupakan morfologi sungai yang terbentuk karena debit sungai yang rendah akan tetapi aliran sungai dipaksa untuk terus mengalir sehingga air mengambil jalan dengan melewati daerah yang elevasi rendah dan merupakan zona lemah yang umumnya terletak di sekitar sungai. Seiring waktu, sungai secara perlahan mengerosi tepian dari sungai tersebut, sehingga menyebabkan sungai tersebut menjadi lebih tinggi daripada daerah sekitarnya.

Penurunan muka air dan juga erosi lateral sungai menyebabkan tepian sungai tererosi, sehingga sungai semakin melebar dan gosong tengah sungai semakin terekspos. Ketika debit air sungai meningkat, material-material sedimen terdeposisi di sekitar gosong tengah sungai karena daerah ini memiliki kecepatan aliran yang rendah dan memiliki ketinggian yang lebih dari sekitarnya. Ketika aliran air semakin membesar, gosong tengah sungai akan tertutupi oleh air yang akan kembali ketika aliran air mengecil.

Gosong tengah sungai umumnya tidak stabil dalam 1 lokasi. Namun, adanya vegetasi pada gosong tengah sungai akan menambah kestabilannya. Gosong tengah sungai pada umumnya terdiri atas pasir/kerikil dan banyak ditemukan di tipe sungai teranyam (Braided River).

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28598838 (2025-11-22T04:03:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.