Lompat ke isi

Bahasa Inggris dalam komputasi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 23 Agustus 2026 10.36 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Bahasa Inggris terkadang dideskripsikan sebagai lingua franca di bidang komputasi. Sebagai perbandingan dengan bidang keilmuan lainnya, di mana bahasa Latin dan bahasa Yunani sering kali menjadi sumber utama menyerap kosakata, ilmu komputer lebih banyak menyerap kata dari bahasa Inggris. Pada masa lampau, dikarenakan batasan teknis pada komputer-komputer awal, dan kurangnya standardisasi internasional di internet, para pengguna komputer hanya dapat menggunakan bahasa Inggris dan alfabet Latin. Namun, batasan lama ini hampir tidak ada lagi pada masa sekarang, berkat inovasi dalam infrastruktur internet dan peningkatan kecepatan komputer. Sebagian besar produk perangkat lunak dilokalisasi dalam berbagai bahasa dan penemuan pengkodean karakter Unicode telah menyelesaikan masalah dengan alfabet-alfabet non-Latin. Beberapa batasan telah berubah sejak bulan Juni 2003[1] semisal dengan nama domain, yang sebelumnya hanya memperbolehkan karakter ASCII.

Bahasa Inggris dipandang demikian karena peran Amerika Serikat dan Inggris Raya, dua negara berbahasa Inggris, dalam pengembangan dan mempopulerkan sistem komputer, jaringan komputer, perangkat lunak dan teknologi informasi.

Catatan

Referensi

  1. Mohan, Ram, German IDN, German Language Table , March 2003

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27509921 (2025-07-07T16:40:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.