Lompat ke isi

Isotop hasium

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 03.58 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Hasium (108Hs) adalah sebuah unsur buatan, sehingga berat atom standarnya tidak dapat diberikan. Seperti semua unsur buatan, ia tidak memiliki satu pun isotop stabil. Isotop pertama hasium yang disintesis adalah 265Hs pada tahun 1984. Ada 12 radioisotop yang diketahui, mulai dari 263Hs hingga 277Hs dan 1–4 isomer. Isotop hasium yang paling stabil tidak dapat ditentukan berdasarkan data yang ada karena ketidakpastian yang muncul dari rendahnya jumlah pengukuran. Interval kepercayaan dari waktu paruh 269Hs sesuai dengan satu simpangan baku (interval ~68,3% kemungkinan berisi nilai aktual) adalah 16 ± 6 detik, sedangkan 270Hs adalah 9 ± 4 detik. Ada juga kemungkinan bahwa 277mHs lebih stabil daripada keduanya, dengan waktu paruhnya kemungkinan 110 ± 70 detik, tetapi hanya satu peristiwa peluruhan isotop ini yang tercatat pada tahun 2016.[1]

Daftar isotop

|- | 263Hs | style="text-align:right" | 108 | style="text-align:right" | 155 | 263,12856(37)# | 760(40) µdtk | α | 259Sg | 3/2+# |- | rowspan=2|264Hs | rowspan=2 style="text-align:right" | 108 | rowspan=2 style="text-align:right" | 156 | rowspan=2|264,12836(3) | rowspan=2|540(300) µdtk | α (50%) | 260Sg | rowspan=2|0+ |- | SF (50%) | (beberapa) |- | 265Hs | style="text-align:right" | 108 | style="text-align:right" | 157 | 265,129793(26) | 1,96(0.16) mdtk | α | 261Sg | 9/2+# |- | style="text-indent:.3em" | 265mHs | colspan="3" style="text-indent:2em" | 300(70) keV | 360(150) µdtk | α | 261Sg | 3/2+# |- | rowspan=2|266Hs[2] | rowspan=2 style="text-align:right" | 108 | rowspan=2 style="text-align:right" | 158 | rowspan=2|266,13005(4) | rowspan=2|3,02(0,54) mdtk | α (68%) | 262Sg | rowspan=2|0+ |- | SF (32%)[3] | (beberapa) |- | style="text-indent:.3em" | 266mHs | colspan="3" style="text-indent:2em" | 1100(70) keV | 280(220) mdtk | α | 262Sg | 9-# |- | 267Hs | style="text-align:right" | 108 | style="text-align:right" | 159 | 267,13167(10)# | 55(11) mdtk | α | 263Sg | 5/2+# |- | style="text-indent:.3em" | 267mHs[4] | colspan="3" style="text-indent:2em" | 39(24) keV | 990(90) µdtk | α | 263Sg | |- | 268Hs | style="text-align:right" | 108 | style="text-align:right" | 160 | 268,13187(30)# | 1,42(1,13) dtk | α | 264Sg | 0+ |- | 269Hs[5] | style="text-align:right" | 108 | style="text-align:right" | 161 | 269,13375(13)# | 16 dtk | α | 265Sg | 9/2+# |- | 270Hs | style="text-align:right" | 108 | style="text-align:right" | 162 | 270,13429(27)# | 10 dtk | α | 266Sg | 0+ |- | 271Hs | style="text-align:right" | 108 | style="text-align:right" | 163 | 271,13717(32)# | ~4 dtk | α | 267Sg |

|- | 273Hs[6] | style="text-align:right" | 108 | style="text-align:right" | 165 | 273,14168(40)# | 510 mdtk[7] | α | 269Sg | 3/2+#

|- | 275Hs[8] | style="text-align:right" | 108 | style="text-align:right" | 167 | 275,14667(63)# | 290(150) mdtk | α | 271Sg |

|- | 277Hs[9] | style="text-align:right" | 108 | style="text-align:right" | 169 | 277,15190(58)# | 12(9) mdtk | SF | (beberapa) | 3/2+# |- | style="text-indent:.3em" | 277mHs[10][11] | colspan="3" style="text-indent:2em" | 100(100) keV# | 130(100) dtk | SF | (beberapa) |

Isotop yang belum dikonfirmasi

277mHs

Sebuah isotop yang ditetapkan untuk 277Hs telah diamati pada satu kesempatan meluruh oleh SF dengan waktu paruh yang panjang, ~11 menit.[12] Isotop ini tidak teramati dalam peluruhan keadaan dasar dari 281Ds tetapi teramati dalam peluruhan dari tingkat isomerik yang langka dan belum dikonfirmasi, yaitu 281mDs. Waktu paruhnya sangat panjang untuk keadaan dasar dan ada kemungkinan bahwa ia termasuk dalam tingkat isomer dalam 277Hs. Juga telah dikemukakan bahwa aktivitas ini sebenarnya berasal dari 278Bh, terbentuk sebagai piut (anak dari cicit) dari 290Fl melalui satu penangkapan elektron menjadi 290Nh dan tiga peluruhan alfa lebih lanjut. Selanjutnya, pada tahun 2009, tim di GSI mengamati cabang peluruhan alfa kecil untuk 281Ds yang menghasilkan nuklida 277Hs yang meluruh oleh SF dalam waktu yang singkat. Waktu paruh yang diukur mendekati nilai yang diperkirakan untuk keadaan dasar dari isomer ini, yaitu 277Hs. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi produksi isomer ini.

Isotop yang ditarik kembali

273Hs

Pada tahun 1999, ilmuwan Amerika di Universitas California, Berkeley, mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mensintesis tiga atom 293118.[13] Tiga inti induk ini dilaporkan berturut-turut memancarkan tiga partikel alfa untuk membentuk inti 273Hs, yang diklaim telah mengalami peluruhan alfa, memancarkan partikel alfa dengan energi peluruhan 9,78 dan 9,47 MeV dan waktu paruh 1,2 detik, tetapi klaim mereka ditarik kembali pada tahun 2001.[14] Isotop ini, bagaimanapun, diproduksi pada tahun 2010 oleh tim yang sama. Data yang baru cocok dengan data[15] (yang dibuat) sebelumnya.[16]

Referensi

  1. Radioactive Elements. Commission on Isotopic Abundances and Atomic Weights. 2018.
  2. Tidak disintesis secara langsung, terjadi sebagai produk peluruhan dari 270 Ds
  3. Dieter Ackermann. 270 Ds and Its Decay Products – Decay Properties and Experimental Masses. 2011.
  4. Keberadaan isomer ini belum dikonfirmasi
  5. Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 277 Cn
  6. Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 285 Fl
  7. V. K. Utyonkov. Neutron-deficient superheavy nuclei obtained in the 240 Pu+ 48 Ca reaction. Physical Review C. 30 January 2018. Vol. 97 (14320). hlm. 014320. doi:10.1103/PhysRevC.97.014320.
  8. Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 287 Fl
  9. Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 289 Fl
  10. Keberadaan isomer ini belum dikonfirmasi
  11. Tidak disintesis secara langsung, terjadi dalam rantai peluruhan dari 289 Fl
  12. Yu. Ts. Oganessian. Synthesis of superheavy nuclei in 48 Ca+ 244 Pu interactions. Nuclei Experiment: Physics of Atomic Nuclei. October 2000. Vol. 63 (10). hlm. 1679–1687. doi:10.1134/1.1320137.
  13. V. Ninov. Observation of Superheavy Nuclei Produced in the Reaction of 86 Kr with 208 Pb. Physical Review Letters. 1999. Vol. 83 (6). hlm. 1104–1107. doi:10.1103/PhysRevLett.83.1104.
  14. Public Affairs Department. Results of element 118 experiment retracted. Berkeley Lab. 21 Juli 2001.
  15. Public Affairs Department. Six New Isotopes of the Superheavy Elements Discovered: Moving Closer to Understanding the Island of Stability. Berkeley Lab. 26 Oktober 2010.
  16. George Johnson. At Lawrence Berkeley, Physicists Say a Colleague Took Them for a Ride. The New York Times. 15 Oktober 2002.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26743992 (2025-01-05T06:26:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.