Lompat ke isi

Batu berjalan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 04.01 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Racetrack Playa in Death Valley National Park

Batu berjalan[1] (juga disebut batu geser, batu berlayar, batu bergulir, dan batu bergerak) adalah bagian dari fenomena geologi di mana batu bergerak secara alami dan menorehkan jejak panjang di sepanjang dasar lembah yang mulus tanpa campur tangan hewan atau makhluk hidup apa pun. Pergerakan bebatuan terjadi ketika lapisan es besar setebal beberapa milimeter pecah pada hari-hari cerah. Lapisan es ini terbentuk dari kolam yang digenangi air selama musim dingin. Lapisan es tipis yang tadinya membeku selama musim dingin ini kemudian bergerak terdorong oleh angin, menggeser batu di atasnya dengan kecepatan hingga 5 meter per menit.

Jejak batu geser telah diamati dan dipelajari di berbagai lokasi, termasuk Playa Little Bonnie Claire, di Nevada.[2] Batu berjalan yang paling populer berada di Playa Racetrack, Taman Nasional Death Valley, California, yang dikenal dengan banyaknya jejak batu yang membentuk lintasan panjang.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Referensi

  1. Triono Wahyu Sudibyo. Fenomena Batu 'Berjalan' di Lembah AS yang Jadi Misteri Puluhan Tahun. detikcom.
  2. Thomas D. Clements. Wind-blown rocks and trails on Little Bonnie Claire Playa, Nye County, Nevada. Journal of Sedimentary Research. SEPM Society for Sedimentary Geology. 1 September 1952. Vol. 22 (3). hlm. 182–186. doi:10.1306/D42694F4-2B26-11D7-8648000102C1865D.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27931345 (2025-10-07T04:14:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.