Radikal bromin monoksida

Bromin monoksida adalah sebuah senyawa anorganik dari bromin dan oksigen dengan rumus kimia BrO.[1][2] Merupakan radikal bebas, senyawa ini adalah yang paling sederhana dari banyak oksida bromin. Senyawa ini mampu memengaruhi proses kimia atmosfer.[3] Secara alami, BrO dapat ditemukan di semburan gunung berapi.[4][5] BrO mirip dengan radikal oksigen monofluorida, klorin monoksida, dan iodin monoksida.
Sifat kimia
Senyawa ini sangat efektif sebagai katalisator kerusakan ozon. Reaksi kimia BrO dan klorin dioksida (OClO) mengakibatkan penipisan ozon di stratosfer.[6]
Referensi
- ↑ W. R. Simpson. First-year sea-ice contact predicts bromine monoxide (BrO) levels better than potential frost flower contact. Atmospheric Chemistry and Physics. 7 November 2006. doi:10.5194/acpd-6-11051-2006.
- ↑ Bromine monoxide. NIST.
- ↑ Simon Warnach. A global perspective on Bromine monoxide composition in volcanic plumes derived from three years of S5-P/TROPOMI data. Egu General Assembly Conference Abstracts. Harvard University. 1 April 2021. hlm. EGU21–1696. doi:10.5194/egusphere-egu21-1696.
- ↑ Andrew McGonigle. Recent Advances in Volcanic Gas Science. Frontiers Media SA. 23 Januari 2020. hlm. 43. ISBN 978-2-88963-382-1.
- ↑ Anja Schmidt. Volcanism and Global Environmental Change. Cambridge University Press. 8 Januari 2015. hlm. 116. ISBN 978-1-107-05837-8.
- ↑ GES DISC. daac.gsfc.nasa.gov.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514794 (2025-07-09T00:53:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.