Lompat ke isi

Amalgam (kedokteran gigi)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 04.05 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Amalgam yang digunakan sebagai penambal gigi

Amalgam adalah campuran dari dua atau beberapa logam yang salah satunya adalah merkuri atau air raksa.[1] Amalgam dapat berbentuk padat maupun cair tergantung jumlah air raksa yang digunakan.[2] Amalgam umumnya digunakan untuk menambal gigi yang berlubang.[3] Bagian gigi yang rusak dihilangkan oleh dokter gigi dengan cara dibor dan kemudian ditambal dengan amalgam.[4] Selain itu amalgam juga digunakan sebagai pelapis cermin.[5] Perak, timah putih, seng, dan emas merupakan jenis logam yang biasa digunakan sebagai amalgam.[6] Penggunaan amalgam sebagai material untuk menambal gigi telah digunakan sejak awal abad ke-20.[7] Sebelum penggunaan amalgam material yang digunakan adalah emas, tetapi pemasangan lembaran emas cukup sulit dan menghabiskan waktu serta biaya yang mahal.[8] Amalgam memiliki kelebihan dibanding lembaran emas karena masa pemakaian yang lebih lama, pemasangan yang cukup mudah, serta tidak mahal.[9] Amalgam yang dipasangkan pada gigi dapat melepaskan kandungan merkuri dalam jumlah kecil ketika proses mengunyah.[10] Proses pengolahan amalgam dengan bahan baku merkuri dapat menghasilkan limbah yang dapat mengganggu lingkungan.[11]

Referensi

  1. ↑ Ensiklopedi Keluarga A-Z. PT Cipta Mitra Sanadi. 1991.
  2. ↑ Ensiklopedi Keluarga A-Z. PT Cipta Mitra Sanadi. 1991.
  3. ↑ Ensiklopedi Keluarga A-Z. PT Cipta Mitra Sanadi. 1991.
  4. ↑ Ensiklopedi Keluarga A-Z. PT Cipta Mitra Sanadi. 1991.
  5. ↑ Ensiklopedi Keluarga A-Z. PT Cipta Mitra Sanadi. 1991.
  6. ↑ Ensiklopedi Keluarga A-Z. PT Cipta Mitra Sanadi. 1991.
  7. ↑ Jack L. Ferracane. Materials in Dentistry: Principles and Applications. Lippincott Williams & Wilkins. 2001. ISBN 0-7817-2733-2.
  8. ↑ Jack L. Ferracane. Materials in Dentistry: Principles and Applications. Lippincott Williams & Wilkins. 2001. ISBN 0-7817-2733-2.
  9. ↑ Jack L. Ferracane. Materials in Dentistry: Principles and Applications. Lippincott Williams & Wilkins. 2001. ISBN 0-7817-2733-2.
  10. ↑ Mercury in Dental Amalgam. U.S. Environmental Protection Agency.
  11. ↑ Mercury in Dental Amalgam. U.S. Environmental Protection Agency.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27836705 (2025-09-18T00:45:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.