Lompat ke isi

Serong

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 23 Agustus 2026 13.18 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28497262; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Serong merupakan tepi peralihan antara dua sisi suatu benda. Terkadang didefinisikan sebagai bentuk genjang, sering kali dibuat pada sudut 45° antara dua permukaan siku-siku yang bersebelahan.

Serong sering digunakan dalam permesinan, pertukangan kayu, furnitur, bekisting beton, cermin, dan untuk memfasilitasi perakitan banyak desain teknik mesin.

Pertukangan dan furnitur

Sisi serong digunakan pada furnitur seperti meja dan bagian atas meja untuk meringankan bagian tepinya agar orang tidak memar di sudut yang tajam.

Arsitektur

Sisi serong umumnya digunakan dalam arsitektur, baik untuk alasan fungsional maupun estetika. Misalnya, dasar Taj Mahal berbentuk kubus dengan sudut serong, sehingga menciptakan tapak arsitektur segi delapan. Gerbang besarnya terbuat dari batu dasar yang dilubangi dan konsol yang dilubangi untuk balkon atau birai yang setara menuju atap.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28497262 (2025-11-15T03:51:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.