Postgenderisme
Postgenderisme adalah pergerakan sosial, politik dan budaya yang muncul dari pengikisan peran budaya, biologis, psikologis dan sosial gender. Pergerakan ini menegaskan bahwa penghapusan gender biner akan "membebaskan" semua manusia. Menurut kelompok postgenderis, gender adalah konsep yang "sembarangan" dan "membatasi potensi manusia", dan mereka berkeyakinan bahwa suatu saat konsep gender akan dihapuskan akibat kemajuan neuroteknologi, bioteknologi dan teknologi bantuan reproduksi. Mereka juga merasa bahwa hubungan seks tidak lagi dibutuhkan untuk melakukan reproduksi, dan manusia-manusia postgender suatu saat nanti dapat memilih untuk hamil dengan menggunakan teknologi bantuan reproduksi, sehingga mereka mengklaim bahwa pada masa tersebut gender tidak lagi dibutuhkan oleh masyarakat. Pendukung postgenderisme bahkan menyatakan bahwa peran gender, stratifikasi sosial dan perbedaan fisik berdampak buruk terhadap individu dan masyarakat.
Catatan kaki
Daftar pustaka
- Haraway, Donna. "A Cyborg Manifesto: Science, Technology, and Socialist-Feminism in the Late Twentieth Century," in Simians, Cyborgs and Women: The Reinvention of Nature (New York; Routledge, 1991), pp. 149–181.
- Schaub, Joseph Christopher. Presenting the Cyborg's Futurist Past: An Analysis of Dziga Vertov's Kino-Eye. Department of Comparative Literature, University of Maryland
- Galántai, Zoltán. Proposal for the Declaration of Intelligent Beings' Rights. Technical University of Budapest
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27262481 (2025-05-12T08:40:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.