Toluena

Toluena, dikenal juga sebagai metilbenzena ataupun fenilmetana, adalah cairan bening tak berwarna yang tak larut dalam air dengan aroma seperti pengencer cat dan berbau harum seperti benzena. Toluena adalah hidrokarbon aromatik yang digunakan secara luas dalam stok umpan industri dan juga sebagai pelarut. Seperti pelarut-pelarut lainnya, toluena juga digunakan sebagai obat inhalan oleh karena sifatnya yang memabukkan.[1][2]
Sumber terkutip
Pranala luar
- ATSDR – Case Studies in Environmental Medicine: Toluene Toxicity U.S. Department of Health and Human Services (public domain)
- American Industrial Hygiene Association, The Ear Poisons, The Synergist, November 2018.
- Toluene CDC – NIOSH Workplace Safety and Health Topic (DHHS)
- OSHA-NIOSH 2018. Preventing Hearing Loss Caused by Chemical (Ototoxicity) and Noise Exposure Safety and Health Information Bulletin (SHIB), Occupational Safety and Health Administration and the National Institute for Occupational Safety and Health. SHIB 03-08-2018. DHHS (NIOSH) Publication No. 2018-124.
- Toxic trouble: Chinese children fall ill after inhaling fumes from newly laid school running tracks, South China Morning Post, 2015
Referensi
- ↑ Streicher HZ, Gabow PA, Moss AH, Kono D, Kaehny WD. Syndromes of toluene sniffing in adults. Ann. Intern. Med. 1981. Vol. 94 (6). hlm. 758–62.
- ↑ Devathasan G, Low D, Teoh PC, Wan SH, Wong PK. Complications of chronic glue (toluene) abuse in adolescents. Aust N Z J Med. 1984. Vol. 14 (1). hlm. 39–43.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29589456 (2026-08-16T16:31:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.