Lompat ke isi

Prekognisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 09.08 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Prekognisi adalah persepsi akan kejadian pada masa yang akan datang. Seseorang bisa tahu apa yang akan terjadi pada masa depan. Seolah-olah sudah ada gambaran bahwa masa depan akan terjadi persis seperti yang dipikirkan, padahal tidak ada data tersedia untuk bisa meramalkan.

Termasuk dalam prekognisi adalah prekognisi telepati, yakni kemampuan seseorang untuk mengetahui keadaan mental seseorang pada masa yang akan datang. Misalnya prekognisi bahwa seseorang akan mengalami ketakutan, atau akan mengalami kebahagiaan.

Salah satu bentuk prekognisi adalah premonition, yakni perasaan atau kesan bahwa sesuatu akan terjadi (firasat). Biasanya kejadian yang dirasakan akan terjadi berupa kejadian yang mengerikan atau tidak menyenangkan. Banyak orang melaporkan sering mengalami hal tersebut.

Prekognisi berbeda dengan Deja vu yang merupakan ilusi atau perasaan bahwa sebelumnya telah mengalami peristiwa yang baru saja dialami.[1][2][3][4][5][6]

Bacaan lanjutan

  • Guiley, Rosemary Ellen: Harper's Encyclopedia of Mystical and Paranormal Experience, New York: HarperCollins, 1991, pages 465-466
  • Robertson, Morgan and Stevenson, Ian, M.D.: The Wreck of the Titan: The Paranormal Experiences Connected with the Sinking of the Titanic. Cutchogue, NY: Buccaneer Bks, 1991.
  • Spence, Lewis: An Encyclopedia of Occultism, New York, Carol Publishing Group Edition, 1996, pages 329
  • Barrett, Deirdre, PhD .”The Committee Of Sleep”. New York: Crown Publishers, 2001
  • Quinn, Adriene. “Dreams of History That Came True”. Tacoma: Dream Research, 1987.
  • Reed, Henry, PhD. “Getting Help From Your Dreams”. Virginia Beach: Inner Vision Publishing, 1985.
  • Thurston, Mark. PhD. “Tonight’s Answers To Tomorrow’s Questions”. San Francisco: Harper & Row, 1988.

Pranala luar

Referensi

  1. Hedley Beare. Creating the future school. Routledge. 2001. hlm. 192. ISBN 978-0-415-23868-7.
  2. Campbell, J. G. (1974). Witchcraft and second sight in the Highlands and Islands of Scotland. Originally published 1902.
  3. Cohn, S. A. (1999). Second sight and family history: Pedigree and segregation analyses. Journal of Scientific Exploration, 13, 351-372.
  4. Insulanus, T. (1763). A treatise on the second sight, dreams and apparition. Edinburgh, UK.
  5. Parapsychological Association (2006). Glossary of key words frequently used in parapsychology. [1]
  6. James Randi. An Encyclopedia of Claims, Frauds, and Hoaxes of the Occult and Supernatural. St. Martin's Press. 1995. ISBN 0-312-13066-X.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29442978 (2026-07-11T07:55:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.