Lompat ke isi

Menstruasi dan kesehatan mental

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 09.11 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Memasuki usia remaja perubahan psikologi sering kali terjadi terutama saat sudah mengalami menstruasi. emosi yang tidak stabil dapat memengaruhi seseorang dalam mengahadapi dan memecahkan masalah yang yang sedang didalami. emosi yang kerap sekali berubah-ubah pun dapat menjadi penyebab seseorang khusus nya wanita dan remaja memahami diri sendiri. Gejalanya bisa ringan hingga berat dan dapat mengganggu kemampuan wanita untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Gangguan Menstruasi

Gangguan dari terdiri dari tiga, yaitu:

  • Polomenore: Memiliki siklus menstruasi yang lebih sering dan pendek merupakan gejala utama. Pada kondisi ini sering terjadi lebih awal atau tidak teratue dalam beberapa siklus.[1]
  • oligomenore:[2] Meski termasuk dalam gangguan, tetapi gangguan ini bukan termasuk dalam kondisi yang serius. Dalam siklus menstruasi pada gangguan ini bisa sedikit lebih lama atau lebih pendek dari 28 hari.
  • amenore: adalah kondisi ketika seorang wanita tidak menstruasi pada siklus yang seharusnya. Seperti, tidak kunjung menstruasi hingga usia 15 tahun atau tidak mengalami menstruasi selama tiga siklus atau lebih secara berturut-turut.[3]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29179858 (2026-04-30T07:26:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.