Lompat ke isi

Titik isoelektrik

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 14.54 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Titik Isoelektrik adalah derajat keasaman atau pH ketika suatu makromolekul bermuatan nol[1] akibat bertambahnya proton atau kehilangan muatan oleh reaksi asam-basa. Pada koloid, jika pH sama dengan titik isoelektrik, maka sebagian atau semua muatan pada partikelnya akan hilang selama proses ionisasi terjadi. Jika pH berada pada kondisi di bawah titik isoelektrik, maka muatan partikel koloid akan bermuatan positif. Sebaliknya jika pH berada di atas titik isoelektrik maka muatan koloid akan berubah menjadi netral atau bahkan menjadi negatif.

Pranala luar

  • IPC–Isoelectric Point Calculator —calculate protein isoelectric point using over 15 methods
  • SWISS-2DPAGE—a database of isoelectric points coming from two-dimensional polyacrylamide gel electrophoresis (~ 2,000 proteins)
  • Proteome-pI—a proteome isoelectric point database (predicted isoelectric point for all proteins)

Referensi

  1. Dr La Ode Sumarlin M.Si. BIOKIMIA: Dasar-Dasar Biomolekul dan Konsep Metabolisme. PT. RajaGrafindo Persada - Rajawali Pers. 2023-02-14. ISBN 978-623-231-171-8.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25191926 (2024-01-19T17:17:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.