Lompat ke isi

Pos minum

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 14.56 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Half marathon water station - geograph.org.uk - 5159847

Pos minum adalah sebuah jeda dan tempat yang disediakan untuk istirahat minum air dalam beberapa jenis ajang olahraga (baik kompetisi maupun latihan), misalnya untuk beberapa kategori lomba lari (contohnya maraton), balap sepeda, dan lain sebagainya. Istilah serupa, turun minum,[1] adalah jeda untuk meminum air pada sebuah ajang olahraga yang berlangsung pada satu tempat tertentu.

Latar belakang

Pos dan jeda minum menjadi kebiasaan yang relatif baru dilaksanakan di era modern. Sebelum tahun 1950-an, ada praktik untuk menghilangkan jeda minum dengan tujuan "menguatkan mental para pemuda" (sebagai contoh: kasus "Junction Boys" dalam penggemblengan pemain tim sepak bola Amerika kampus Texas A&M Aggies).

Pos minum disediakan untuk mengatasi bahaya kesehatan yang saling terkait, termasuk hipertermia, dehidrasi, dan hiponatremia. Minum air dapat mengatasi dehidrasi, sementara asupan larutan elektrolit (umum disediakan oleh beragam minuman isotonik) dapat mengatasi hiponatremia bahkan bentuk yang lebih parah, keracunan air.

Pos-pos pengambilan air minum selama maraton umumnya berjarak antara 2 mil dan 5 kilometer (3,1 mil), sehingga menghasilkan 8-12 pos. Berhenti selama 10 detik di setiap pos akan menambah waktu 1-2 menit, tetapi hilangnya stamina akibat dehidrasi akan menambah waktu yang jauh lebih banyak.[2]

Dibandingkan dengan dehidrasi, hiponatremia merupakan bahaya yang relatif baru dikenali, dan terdapat perbedaan pendapat mengenai berapa banyak air yang harus diminum di setiap tempat pengambilan air. Beberapa teks mengatakan bahwa rasa haus bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk kebutuhan air,[3] sementara yang lain mengatakan bahwa minum secara wajib setiap ada kesempatan tanpa kebutuhan nyata meningkatkan bahaya hiponatremia.

Olahraga bela diri

Dalam sumo, jika pertandingan berlangsung selama beberapa menit, wasit dapat mengumumkan jeda yang secara tradisional disebut mizu-iri atau "turun minum".

Olahraga beregu

Banyak olahraga beregu seperti sepak bola,[4] olahraga Gaelik,[5] dan uni rugbi[6] memperkenalkan turun minum sebagai langkah mengatasi penyebaran Covid-19. Membiarkan pemain minum dari botol mereka sendiri secara berkala selama pertandingan, dibandingkan dengan botol terdekat selama jeda singkat pertandingkan diharapkan mencegah penyebaran virus lebih luas.

Sepak bola

Selama Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada; FIFA memperkenalkan turun minum wajib () selama tiga menit di setiap babak, yang dijadwalkan sekitar menit ke-22 dan ke-67 terlepas dari tempat atau kondisi cuaca.[7] Langkah ini dipresentasikan sebagai inisiatif kesejahteraan pemain, terutama mengingat jadwal turnamen berlangsung pada musim panas, sehingga panas dan kelembapan diperkirakan akan sangat bervariasi antar kota tuan rumah.

Keputusan tersebut mendapat tanggapan beragam.[8] Pihak pro berpendapat bahwa jeda tersebut merupakan tindakan pencegahan yang masuk akal terhadap stres panas dan kelelahan, terutama di tempat yang lebih panas atau lebih lembap. Namun, para kritikus berpendapat bahwa mewajibkan jeda di setiap pertandingan dapat mengganggu alur permainan alami, menciptakan penghentian taktis tambahan, dan membuat pertandingan terasa lebih terfragmentasi.[9] Beberapa kritik juga berfokus pada kemungkinan bahwa jeda tersebut dapat menciptakan peluang iklan tambahan bagi penyiar di televisi,[10] meskipun FIFA membingkai kebijakan tersebut terutama sebagai langkah kesehatan dan keselamatan.

Referensi

  1. Turun Minum. Detikcom.
  2. Scott M. Douglas, Peter D. Pfitzinger (2001) "Advanced Marathoning",
  3. Lisa Gollin Evans (1997) "An Outdoor Family Guide to Acadia National Park",
  4. Jamie Kemble. Premier League water breaks explained: Why Newcastle game will stop midway through the half. ChronicleLive. June 20, 2020.
  5. Croke Park say water breaks to stay despite opposition. Independent.ie. 15 April 2021.
  6. Katie Sands. New English Premiership rugby water break rules brought in. Walesonline. August 14, 2020.
  7. Players to benefit from hydration breaks at FIFA World Cup 2026™. inside.fifa.com.
  8. ‘Anti-football’: Fans fume at ‘absolutely putrid’ World Cup rule change. Fox Sports. 2026-06-12.
  9. ‘Anti-football’: Fans fume at ‘absolutely putrid’ World Cup rule change. Fox Sports. 2026-06-12.
  10. Henry Bushnell. Fox uses World Cup hydration breaks for commercials – but leaves fans missing action. The New York Times. 2026-06-11.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29343926 (2026-06-14T04:07:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.