Lompat ke isi

Biogeokimia

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 14.58 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Biogeokimia adalah bidang ilmu yang mempelajari proses dan interaksi kimia, fisika, geologi, dan biologi yang membentuk komposisi lingkungan alam. Bidang ini mencakup kajian mengenai biosfer, hidrosfer, pedosfer, atmosfer, dan litosfer, serta siklus zat dan energi yang menggerakkan komponen kimiawi bumi dalam ruang dan waktu.

Biogeokimia berfokus pada bagaimana unsur-unsur kimia berpindah melalui organisme hidup (bio), bumi (geo), dan reaksi kimia (kimia). Oleh karena itu, biogeokimia sering dikaitkan dengan studi tentang siklus biogeokimia, seperti siklus karbon, nitrogen, fosfor, dan air, yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Sebagai bagian dari ilmu sistem, biogeokimia berkaitan erat dengan ekologi sistem, karena keduanya sama-sama mempelajari hubungan antar komponen biotik dan abiotik dalam suatu lingkungan.

Lihat pula

Pranala luar

Contoh lembaga penelitian

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27779764 (2025-09-05T02:32:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.