Lompat ke isi

Titik asap

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 17.23 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29585504; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Titik asap adalah suhu dan kondisi tertentu yang menyebabkan minyak atau lemak menguapkan sejumlah senyawa, sehingga tercipta asap yang jelas. Istilah ini biasanya digunakan dalam tata boga saat mengategorikan minyak yang tepat untuk proses tertentu. Konsentrasi senyawa yang teruap ini mencakup air, asam lemak bebas, dan zat yang teroksidasi. Titik asap itu sendiri tidak termasuk suhu yang menyebabkan terurainya minyak. Lebih tinggi dari titik asap adalah titik nyala yang menyebabkan uap minyak bercampur dengan udara dan membentuk api.

Masing-masing minyak mempunyai titik asap yang berbeda, tergantung dari bahannya dan tingkat kemurniannya. Titik asap cenderung meningkat ketika kadar asam lemak bebas sedikit dan kemurnian produk lumayan tinggi. Jumlah asam lemak bebas akan bertambah bila minyak terus dipanaskan. Ini merupakan salah satu alasan rusaknya minyak goreng, sehingga minyak goreng disarankan untuk tidak digunakan lebih dari dua kali.


Referensi


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29585504 (2026-08-15T23:49:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.