Kalsium sianamida
Kalsium sianamida adalah senyawa anorganik dengan rumus CaCN2. Senyawa ini sering digunakan sebagai pupuk. Kalsium sianamida pertama kali disintesiskan pada tahun 1898 oleh Adolph Frank dan Nikodem Caro (proses Frank-Caro). It is commercially known as nitrolime.
Pembuatan
Kalsium sianamida dibuat dari kalsium karbida. Bubuk karbida dipanaskan hingga suhu 1.000 °C di dalam tungku elektrik dan nitrogen dialirkan ke dalamnya selama beberapa jam. Hasilnya didinginkan hingga suhunya sama dengan suhu lingkungan dan karbida yang belum bereaksi dikeluarkan secara hati-hati dengan air.
- CaC2 + N2 → CaCN2 + C (ΔHƒ°= –69.0 kcal/mol pada suhu 25 °C)
Kegunaan
Kegunaan utama kalsium sianamida adalah sebagai pupuk. Saat bersentuhan dengan air, senyawa ini akan mengeluarkan amonia:
- CaCN2 + 3 H2O → 2 NH3 + CaCO3
Senyawa ini juga digunakan untuk menghasilkan natrium sianida dari reaksi dengan natrium karbonat:
- CaCN2 + Na2CO3 + 2C → 2 NaCN + CaO + 2CO
Natrium sianida sendiri digunakan dalam proses sianida untuk menambang emas.
Melalui proses hidrolisis, kalsium sianamida dapat menghasilkan sianamida:
- CaCN2 + H2O + CO2 → CaCO3 + H2NCN
Tiourea juga dapat dihasilkan dari reaksi hidrogen sulfida dengan kalsium sianamida di tengah keberadaan karbon dioksida.
Keamanan
Senyawa ini dapat memicu intoleransi alkohol sebelum atau sesudah mengonsumsi alkohol.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29501258 (2026-07-28T08:43:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.