Lompat ke isi

Indium(III) hidroksida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 17.38 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22846386; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Indium(III) hidroksida adalah senyawa kimia dengan rumus In(OH)3. Kegunaan utamanya adalah sebagai pendahulu indium(III) oksida, In2O3. Senyawa ini kadang-kadang ditemui dalam bentuk mineral langka dzalindit.

Pembuatan dan reaksi

Netralisasi larutan garam In3+ (seperti In(NO3)3), indium nitrat atau larutan InCl3 menghasilkan endapan putih yang kemudian membentuk In(OH)3.

In(OH)3 bersifat amfoter seperti Ga(OH)3 dan Al(OH)3, tetapi tidak seasam Ga(OH)3 dan memiliki tingkat kelarutan yang lebih rendah di dalam alkali daripada asam, sehingga dapat digolongkan sebagai hidroksida bersifat basa. Pelarutan In(OH)3 di dalam alkali yang kuat akan menghasilkan larutan yang mungkin mengandung In(OH)4 atau In(OH)4(H2O) Reaksi dengan asam asetat atau asam alkanoat kemungkinan akan menghasilkan asetat basa atau garam alkanoat, contohnya adalah In(OH)(OOCCH3)2.

Pada tekanan 10MPa dan suhu 250-400 °C, In(OH)3 berubah menjadi indium oksida hidroksida, InO(OH).

Dekomposisi In(OH)3 secara sepat dengan tekanan 34 GPa akan menghasilkan beberapa logam indium.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22846386 (2023-02-03T05:36:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.