Perpustakaan Zhahiriyah
Perpustakaan Zhahiriyah () adalah salah satu perpustakaan tua yang berada di Bab el-Barid salah satu gerbang kota Damaskus, Suriah. Dibangun pada tahun 1277 menggunakan nama dari pendirinya yaitu Sultan Mamluk Ruknuddin Baibars al-Bunduqdari al-Zahir atas ide dari ayahnya yang meninggal sebelum dapat mewujudkannya. Pada awalnya berfungsi sebagai madrasah yang mengajarkan ilmu-ilmu Quran. Perpustakaan ini memiliki banyak koleksi buku dan 13,000-an manuskrip tua, yang tertua diantaranya kitab karya Imam Ahmad bin Hanbal Kitab Az-Zuhd dan Al-Fadhail. Manuskrip terkenal lainnya seperti Tarikh Dimasq karya Ibnu Asakir, juga Gharibul Hadits karya Ibnu Qutaibah.
Perpustakaan
Madrasah ini telah memiliki perpustakaan sejak awal berdirinya. Buku-buku pertamanya disumbangkan oleh ibu dari al-Sa'id Barakah sebagai bagian dari wakaf madrasah. Perpustakaan tersebut baru diubah menjadi perpustakaan umum antara tahun 1876 dan 1877 oleh Tahir al-Jazairi dan Salim al-Bukhari, yang mengumpulkan ribuan koleksi untuk perpustakaan. Upaya tersebut sebagian dibantu oleh gubernur Damaskus, Midhat Pasha, yang menggunakan dekret sultan Utsmaniyah untuk mengumpulkan buku-buku dari berbagai wilayah. Perpustakaan ini diakui secara nasional oleh negara Suriah dan dibuka untuk umum pada tahun 1880 atau 1881. Pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, perpustakaan terus menghimpun berbagai koleksi hingga berkembang menjadi perpustakaan nasional. Perpustakaan ini juga berperan dalam kebangkitan sastra Arab yang berlangsung di Suriah pada masa tersebut.
Pada tahun 1919, Arab Academy diberi tanggung jawab untuk mengawasi perpustakaan al-Zahiriyah. Pada masa itu, koleksinya terdiri atas naskah-naskah yang tersisa dari berbagai perpustakaan kecil di Suriah. Jumlah koleksi meningkat dari 2.465 manuskrip menjadi 22.000 jilid antara tahun 1919 hingga 1945. Pada tahun 1949, undang-undang serah simpan karya cetak menetapkan bahwa dua salinan setiap karya yang diterbitkan di Suriah harus diserahkan kepada perpustakaan. Namun, aturan tersebut baru diberlakukan pada Juli 1983 melalui dekret presiden yang mewajibkan penyerahan lima salinan setiap karya yang diterbitkan oleh penulis Suriah. Pada tahun 1984, perpustakaan Al-Assad menjadi perpustakaan nasional Suriah dan menggantikan fungsi perpustakaan al-Zahiriyah.
Rujukan
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29450923 (2026-07-13T03:39:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.