Lompat ke isi

Asam selenit

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 18.04 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Selenous-acid-2D

Asam selenit adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus H2SeO3. Jika dilihat dari strukturnya, rumus kimia yang lebih tepat adalah (HO)2SeO.

Pembentukan dan sifat

Asam selenit analog dengan asam sulfit, tetapi asam ini lebih mudah diisolasi. Asam selenit dapat dibentuk dengan menambahkan selenium dioksida ke dalam air. Di dalam larutan asam ini merupakan asam diprotik:[1]

+ (pKa = 2.62)
+ (pKa = 8.32)

Asam ini tergolong sebagai oksidator, tetapi secara kinetis berlangsung lamban. Dalam 1 M :

+ 4 + 4 e Se + 3 (Eo = +0.74 V)

Dalam 1 M :

+ 4 e + 3 Se + 6 (Eo = −0.37 V)

Asam ini digunakan dalam proses sintesis organik untuk menyintesiskan 1,2-diketon.[2]

Kegunaan

Kegunaan utamanya adalah dalam melindungi dan mengubah warna baja, khususnya baja di senjata api.[3]

Pranala luar

Referensi

  1. Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001. .
  2. “Glyoxal Bisulfite”, Organic Syntheses, Collected Volume 3, hlm. 438 (1955).
  3. E.A. Scarlato. USES/HIGH RISK CIRCUMSTANCES OF POISONING SELENIUM. 28 Juni 1990.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28355486 (2025-11-06T12:34:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.