Lompat ke isi

Antiadrenergik

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 18.04 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Two state model CB1 antagonists

Antiadrenergik atau antagonis adrenergik adalah obat yang menghambat fungsi reseptor adrenergik. Ada lima reseptor adrenergik, yang terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok reseptor pertama adalah reseptor adrenergik beta (β). Ada reseptor β1, β2, dan β3. Kelompok kedua berisi adrenoreseptor alfa (α). Hanya ada reseptor α1 dan α2. Reseptor adrenergik terletak di dekat jantung, ginjal, paru-paru, dan saluran pencernaan.[1] Ada juga reseptor α-adreno yang terletak pada otot polos pembuluh darah.[2]

Antagonis mengurangi atau memblokir sinyal agonis. Antagonis dapat berupa obat-obatan, yang ditambahkan ke tubuh untuk alasan terapeutik, atau ligan endogen. Antagonis α-adrenergik memiliki efek yang berbeda dari antagonis β-adrenergik.

Golongan

Berdasarkan tempat kerjanya obat - obat ini dibagi menjadi 3 golongan, yaitu:

Bloker adreno reseptor

Bloker adrenoreseptor adalah obat yang bekerja menempati reseptor adrenergik sehingga menghambat interaksi obat adrenergik dengan reseptornya dan mengakibatkan kerja adrenergik pada sel efektornya dihambat. Dengan demikian, obat - obat ini menghambat respons sel efektor adrenergik terhadap perangsangan saraf simpatik dan terhadap obat adrenergik eksogen.[3]

Bloker saraf adrenergik

Bloker saraf adrenergik menghambat aktivitas saraf adrenergik dengan mengganggu sintesis, penyimpanan dan pembebasan norepinefrin dan epinefrin di terminal saraf adrenergik. Obat yang termasuk golongan ini adalah guanetidin dan derivatnya, dan reserpin.[4]

Bloker adrenergik sentral

Obat yang termasuk dalam golongan ini adalah klonidin dan metildopa yang bekerja dengan menghambat perangsangan neuron adrenergik sentral di sistem saraf pusat yang mengatur aktivitas simpatik perifer. Penggunaan utama obat ini ialah sebagai antihipertensi.[5]

Contoh

Penghalang alfa

Penghalang beta

aksi campuran

Pranala luar

Referensi

  1. CS Wiysonge. Beta-blockers and the treatment of hypertension: it is time to move on. Cardiovasc J Afr. 2007. Vol. 18 (6). hlm. 351–2.
  2. Alpha-2 adrenergic receptor agonists: a review of current clinical applications. Anesth Prog. 2015. Vol. 62 (1). hlm. 31–9. doi:10.2344/0003-3006-62.1.31.
  3. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. Penerbit Buku Kedokteran. 2004. hlm. 368. ISBN 978-979-448-831-7.
  4. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. Penerbit Buku Kedokteran. 2004. hlm. 368. ISBN 978-979-448-831-7.
  5. Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Kumpulan Kuliah Farmakologi. Penerbit Buku Kedokteran. 2004. hlm. 368. ISBN 978-979-448-831-7.
  6. Charles S. Wiysonge. Beta-blockers for hypertension. The Cochrane Database of Systematic Reviews. 20 January 2017. Vol. 1. hlm. CD002003. doi:10.1002/14651858.CD002003.pub5.
  7. Charles S. Wiysonge. Beta-blockers for hypertension. The Cochrane Database of Systematic Reviews. 20 January 2017. Vol. 1. hlm. CD002003. doi:10.1002/14651858.CD002003.pub5.
  8. Charles S. Wiysonge. Beta-blockers for hypertension. The Cochrane Database of Systematic Reviews. 20 January 2017. Vol. 1. hlm. CD002003. doi:10.1002/14651858.CD002003.pub5.
  9. Charles S. Wiysonge. Beta-blockers for hypertension. The Cochrane Database of Systematic Reviews. 20 January 2017. Vol. 1. hlm. CD002003. doi:10.1002/14651858.CD002003.pub5.
  10. Charles S. Wiysonge. Beta-blockers for hypertension. The Cochrane Database of Systematic Reviews. 20 January 2017. Vol. 1. hlm. CD002003. doi:10.1002/14651858.CD002003.pub5.
  11. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.
  12. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.
  13. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.
  14. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.
  15. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.
  16. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.
  17. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.
  18. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.
  19. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.
  20. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.
  21. Stereospecific Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Beta-Adrenergic Blockers in Humans, Mehvar, R., & Brocks, D. R. (2001). Stereospecific pharmacokinetics and pharmacodynamics of beta-adrenergic blockers in humans.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28114884 (2025-10-19T10:02:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.