Lompat ke isi

Sesium monoksida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 18.06 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Caesium-oxide-xtal-3D-SF

Sesium oksida adalah senyawa anorganik yang terdiri dari ion sesium dan oksigen. Terdapat beberapa jenis sesium oksida yang telah ditemukan, yaitu Cs11O3, Cs4O, Cs7O, dan Cs2O.[1] Bentuk oksida dan suboksidanya memiliki warna yang cerah. Cs2O membentuk kristal heksagonal yang berwarna kuning-jingga.[2]

Kegunaan

Sesium oksida digunakan di dalam fotokatoda untuk mendeteksi sinyal inframerah dalam berbagai peralatan seperti image intensifier, fotodioda vakum, photomultiplier, dan tabung kamera TV.[3]

Reaksi

Magnesium mereduksi sesium oksida menjadi sesium dengan magnesium oksida sebagai produk sampingan:[4][5]

Cs2O + Mg → 2Cs + MgO

Cs2O bersifat higroskopik dan jika bersentuhan dengan air akan membentuk sesium hidroksida yang bersifat korosif.

Referensi

  1. A. Simon. Group 1 and 2 Suboxides and Subnitrides — Metals with Atomic Size Holes and Tunnels. Coord. Chem. Rev. 1997. Vol. 163. hlm. 253–270. doi:10.1016/S0010-8545(97)00013-1..
  2. .
  3. Peter Capper. Infrared Detectors and Emitters. Springer. 2000. hlm. 14. ISBN 978-0-7923-7206-6.
  4. The Condensed Chemical Dictionary. Chemical Catalog Co. 1920. hlm. 121.
  5. M.G. Arora. S-Block Elements. Anmol Publications. 1997. hlm. 13. ISBN 978-81-7488-562-3.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27474695 (2025-06-28T18:48:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.