Lompat ke isi

Benzaldehida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 18.08 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Berkas:Benzaldehyde-3D-vdW.png
Benzaldehyde-3D-vdW

Benzaldehida (C6H5CHO) adalah sebuah senyawa kimia yang terdiri dari cincin benzena dengan sebuah substituen aldehida. Ia merupakan aldehida aromatik yang paling sederhana. Pada suhu kamar, ia berupa cairan tidak berwarna dengan aroma seperti badam (almond).[1] Ia merupakan komponen utama pada ekstrak kacang almond, dan dapat diekstraksi dari beberapa sumber alami seperti aprikot, ceri, dan biji persik. Pada saat ini, benzaldehida pada umumnya dibuat dari toluena menggunakan berbagai macam proses yang berbeda.

Ekstraksi pertama benzaldehida diperoleh dari kacang almon pahit dan dilakukan oleh Martres, apoteker Prancis, pada tahun 1803. Selanjutnya, sintesis pertama benzaldehida dilakukan pada tahun 1832 oleh Kimiawan Jerman, Friedrich Wohler dan Justus von Liebig.[2]

Pranala luar

Referensi

  1. Denny Indra Praja. Zat Aditif Makanan: Manfaat dan Bahayanya. Garudhawaca. 2015-09-01. ISBN 978-602-7949-55-3.
  2. Denny Indra Praja. Zat Aditif Makanan: Manfaat dan Bahayanya. Garudhawaca. 2015-09-01. ISBN 978-602-7949-55-3.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27986246 (2025-10-15T21:25:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.