Lompat ke isi

Natrium heksafluoroaluminat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 18.09 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Na3AlF6

Natrium aluminium heksafluorida adalah senyawa anorganik dengan rumus Na3AlF6. Senyawa padat berwarna putih ini pertama kali ditemukan oleh José Bonifácio de Andrada e Silva dan dapat ditemukan secara alami dalam bentuk mineral kriolit. Kriolit sendiri digunakan untuk memproduksi logam aluminium.

Produksi

Sebagian besar kriolit diproduksi dari aluminium oksida, asam fluorida dan natrium hidroksida:[1]

6 NaOH + Al2O3 + 12 HF → 2 Na3AlF6 + 9 H2O

Senyawa ini ditambang dalam bentuk kriolit di Ivigtût di pesisir barat Greenland hingga kandungannya habis pada tahun 1987.

Keamanan

Kriolit sulit larut dalam air, sehingga mengurangi masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan.

Pranala luar

Referensi

  1. J. Aigueperse, P. Mollard, D. Devilliers, M. Chemla, R. Faron, R. Romano, J. P. Cuer, "Fluorine Compounds, Inorganic" in Ullmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry, Wiley-VCH, Weinheim, 2005.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28711187 (2025-12-17T13:23:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.