Polietilena glikol

Polietilena glikol (disingkat PEG), juga disebut dengan polietilena oksida (disingkat PEO) atau polioksietilena (disingkat POE), adalah polimer yang banyak digunakan dalam industri pangan, kosmetik, dan farmasi.[1] Secara kimiawi, PEG merupakan sekelompok polimer sintetik yang larut air dan memiliki kesamaan struktur kimia berupa adanya gugus hidroksil primer pada ujung rantai polieter yang mengandung oksietilena (-CH2-CH2-O-).[2] Beberapa sifat utama dari PEG adalah stabil, tersebar merata, higroskopik (mudah menguap), dapat mengikat pigmen, dll.[3]
Aplikasi
Dalam industri farmasi, PEG digunakan untuk melarutkan obat-obat yang tidak larut air.[4] Penggunaan PEG sebagai pelarut juga dapat meningkatkan penyebaran obat di dalam tubuh manusia.[5] PEG dapat digunakan untuk melapisi kaca atau metal, dan sebagai campuran cat serta tinta.[6] Di dalam kehidupan sekari-hari, PEG juga dimanfaatkan untuk pembuatan kosmetik, perlengkapan mandi, dan alat-alat rumah tangga.[7] Selain itu, PEG juga banyak dimanfaatkan dalam industri kertas, bahan karet, kulit, dan tekstil.[8]
PEG dengan berat molekul cukup tinggi (5000 sampai 10 000) dipakai dalam skrining tanaman tahan kekeringan, karena akar mengalami kesulitan menyerap air pada konsentrasi PEG tertentu.
Referensi
- ↑ PEGylated Protein Drugs: Basic Science and Clinical Applications. Birkhäuser Basel. 2009.Page.147
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
- ↑ Kuixiong Gao. Polyethylene glycol as an embedment for microscopy and histochemistry. CRC Press. 1993.Page.1-10
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28912583 (2026-01-31T05:00:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.