Lompat ke isi

PH tanah

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 18.11 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
World Soil pH

pH tanah adalah ukuran asam atau basa (alkalinitas) dari sebuah tanah. pH tanah adalah karakteristik penting yang dapat dipakai untuk membuat analisis informasi secara kualitatif dan kuantitatif mengenai karakteristik tanah.[1] pH didefinisikan sebagai logaritma negatif (basa 10) dari aktivitas ion hidronium ( atau, secara lebih pasti, ) dalam larutan. Pada tanah, pH diukur dalam lapisan tanah yang tercampur dengan air (atau laurtan garam, seperti  ), dan biasanya jatuh antara 3 dan 10, dengan 7 bersifat netral. Tanah asam memiliki pH di bawah 7 dan tanah alkalin memiliki pH di atas 7. Tanah ultra-asam (pH < 3.5) dan tanah alkalin uang sangat kuat (pH > 9) bersifat langka.[2][3]

Pranala luar

Referensi

  1. Grant W. Thomas. Methods of soil analysis. Soil Science Society of America. 1996. hlm. 475–90. doi:10.2136/sssabookser5.3.c16. ISBN 978-0-89118-866-7.
  2. Eric W. Slessarev. Water balance creates a threshold in soil pH at the global scale. Nature. 21 November 2016. Vol. 540 (7634). hlm. 567–69. doi:10.1038/nature20139.
  3. Queensland Government. Soil pH. Pemerintah Queensland.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28747638 (2025-12-27T15:04:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.