Lompat ke isi

Asam okso

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 22.19 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29612575; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Asam okso (oxo acid) adalah asam yang mengandung hidrogen, oksigen, dan paling sedikit satu unsur lainnya yang biasanya nonlogam. Rumus asam okso diawali dengan hidrogen (H) kemudian diikuti unsur pusat kemudian diakhiri dengan oksigen (O).

Contoh macam-macam asam okso, yaitu asam nitrat (HNO3), asam fosfat (H3PO4), dan asam klorat (HClO4).

Banyak unsur yang dapat membentuk lebih dari satu unsur, contohnya: belerang. Belerang dapat membentuk H2SO4 dan H2SO3.

Aturan Penamaan Asam Okso

  • Tidak digunakan awalan hydro pada nama awal senyawa.
  • Penambahan satu atom O, pada asam “-at” namanya menjadi “per…-at”. Contoh: HClO3 dinamakan asam klorat, jika HClO4 nama senyawa berubah menjadi asam perklorat.
  • Pengurangan satu atom O pada asam “-at”, namanya berubah menjadi “…-it”. Contoh: H2SO4 (asam sulfat), H2SO3 (asam sulfit).
  • Pengurangan dua atom O pada asam “-at”, namanya berubah menjadi “hipo…-it”. Contoh: HBrO3 (asam bromat) HBrO (asam hipobromit).

Aturan penamaan anion okso:

  • Jika semua anion H dihilangkan, nama anionnya sama dengan nama asam, tetapi kata “asam” dihilangkan. Contoh: H2CO3 (Asam Karbonat) anionnya CO32- disebut karbonat.
  • Begitu juga nama anion dari asam yang berakhiran –it. Jika ion H dihilangkan, nama anion sama dengan asamnya. Contoh: HClO2 (Asam Klorit) anionnya ClO2- .

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29612575 (2026-08-22T00:25:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.