7-Zip
7-Zip adalah pengarsip berkas bebas dan sumber terbuka. 7-Zip menggunakan ekstensi nama berkas .7z, tetapi dapat membaca dan menulis dalam beberapa format lainnya misalnya, rar (hanya membaca), zip, dan tar. 7-Zip dapat digunakan baik melalui antarmuka grafis, baris perintah, maupun integrasi shell Microsoft Windows. 7-Zip juga dikenal bersaing dengan WinRAR dan WinZip.
Sejarah
7-Zip dikembangkan oleh Igor Pavlov, yang masih menjadi satu-satunya pengembang hingga kini. Pengembangan 7-Zip dimulai dengan versi 2.00 beta pada Januari 1999, dan dirilis penuh secara resmi pada 18 Juli 1999. Dalam wawancara dengan Dr. Dobb's Journal pada 2003, ia bercerita bahwa 7-Zip dikembangkan karena belum ada banyak program yang serupa pada waktu itu.
Fitur
Tujuan utama nya adalah mengompresi dan mendekompresi data dengan mengutamakan kecepatan serta rasio kompresi setinggi mungkin. 7-Zip memiliki format arsipnya sendiri, 7z, tetapi mendukung format lainnya seperti XZ, BZIP2, GZIP, TAR, ZIP and WIM. 7-Zip mendukung fitur enkripsi arsip yang diterapkan setelah proses kompresi.
SDK LZMA
7-Zip menyediakan perlengkapan pengembangan perangkat lunak (SDK) algoritma LZMA. SDK ini aslinya dilisensikan di bawah Lisensi Publik Sedikit Kurang Umum GNU (LGPL) dan Common Public License. Pada 23 November 2008, SDK tersebut dirilis ke dalam domain publik.
Dukungan
7-Zip mendukung Windows, macOS, Linux, dan ReactOS. 7-Zip untuk Windows tersedia dalam versi GUI, sedangkan macOS dan Linux tersedia dalam versi baris perintah. Dukungan resmi untuk Linux diperkenalkan pada 2021 untuk beberapa jenis arsitektur komputer seperti x86, x86-64, dan variasi ARM. 7-Zip di Linux sebelumnya tersedia melalui sebuah porta berbasis POSIX tidak resmi bernama p7zip, tetapi lama tidak dipelihara sejak 2016. Repositori utama Debian menyediakan 7-Zip tanpa program pembuka RAR karena lisensinya tidak sesuai dengan prinsip bebas dan sumber terbuka yang dipraktikkan. Meskipun demikian, versi dengan dukungan RAR tetap tersedia melalui sebuah repostori terpisah.
Keamanan
Sebuah penelitian oleh Avast pada 2019 menemukan bahwa 7-Zip adalah salah satu perangkat lunak yang sering tidak diperbarui, meskipun pembaruan yang mencakup perbaikan celah keamanan telah tersedia.
Pada awal 2025, Zero Day Initiative oleh Trend Micro mengungkapkan sebuah celah keamanan kritis yang menunjukkan bahwa berkas malwer bisa lolos dari fitur keamanan Mark-of-the-Web (MotW) milik Windows jika dikompres sebagai arsip di dalam arsip, memungkinkan serangan terjadi ketika pengguna membuka berkasnya tanpa peringatan. MotW memberikan sebuah metadata khusus yang menunjukkan peringatan pada berkas yang datang dari internet. 7-Zip mendukung fitur ini sejak Juni 2022 (versi 22.00) pada berkas yang dibuka dari arsip, tetapi tidak diteruskan pada yang berisi arsip juga di dalamnya. Celah ini, ditetapkan dalam CVE-2025-0411, menyasar organisasi dan instansi pemerintahan Ukraina dalam perang dengan Rusia. Sebuah perbaikan telah dirilis terlebih dahulu pada September 2024, mulai dari versi 24.09.
Ulasan
7-Zip meraih dua penghargaan di SourceForge, yaitu lencana Open Source Excellence untuk proyek yang mencapai 100.000 total unduhan atau 10.000 unduhan setiap bulan, dan Community Choice Award 2007 untuk kategori "Desain Teknis Terbaik" dan "Proyek Terbaik". 7-Zip juga meraih penghargaan InfoWorld Bossie Award tahun 2012 dalam kategori "aplikasi desktop sumber terbuka terbaik".
Sebuah ulasan dari TechRepublic pada 2009 mengemukakan bahwa "7-Zip diam-diam merevolusi pasar kompresi berkas", menonjolkan posisi 7-Zip sebagai aternatif gratis yang "pas" antara dukungan kompresi mendasar dari Windows dengan fitur berbayar dari WinZip dan WinRAR.
PC World dalam ulasannya pada 2011 memberi penilaian 4 dari 5 bintang pada 7-Zip.
Sebuah ulasan dari TechRadar pada 2020 menyoroti perbedaan pengalaman kedua antarmuka 7-Zip. Tampilan manajer berkasnya dinilai "dapat membingungkan" pengguna baru, sedangkan menu konteksnya diakui lebih ramah pengguna dan mudah disesuaikan. Lebih lanjut, ulasan tersebut menyebutkan rasio kompresi yang "mengesankan" dengan format 7Z tetapi "tidak secepat" WinZip atau WinRAR.
Alat pengujian kinerja
7-Zip juga menjadi sorotan sebagai salah satu alat untuk menguji kinerja perangkat keras. 7-Zip memiliki fitur khusus pengujian kinerja melalui kompresi dan dekompresi data, yang menurut TechSpot "bagus dalam melihat kemampuan tembolok CPU dan memori sistem." Dalam ulasan oleh Tom's Hardware pada 2013, 7-Zip versi 9.28b mengungguli WinRAR dan WinZip dalam mengompres berkas sebesar 385 MB dengan kecepatan 25 detik jika algoritma LZMA2 dan Hyper-Threading digunakan. Pada rilis Juli 2025, Pavlov mengklaim bahwa 7-Zip versi 25.00 mempercepat kompresi BZIP2 sebesar 15-40% dan kompresi deflate sebesar 1-3%.
Lihat pula
Referensi
Pranala luar
- di SourceForge
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29402294 (2026-06-30T02:49:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.