Lompat ke isi

Proses van Arkel–de Boer

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 22.23 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28592841; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Proses van Arkel–de Boer adalah metode yang dikembangkan oleh Anton Eduard van Arkel dan Jan Hendrik de Boer pada tahun 1924 untuk memperoleh atau memurnikan logam, seperti titanium, zirkonium, hafnium, vanadium, tantal, torium, kromium, renium, protaktinium atau senyawa-senyawanya (seperti titanium karbida TiC, titanium nitrida TiN, zirkonium nitrida ZrN) serta unsur semi-logam seperti boron dan silikon.

Proses

Logam yang akan dimurnikan dipanaskan dengan iodin dengan tekanan yang diturunkan hingga 0,1–20 Pa. Untuk titanium suhunya dapat mencapai 800 °C.

Proses ini memanfaatkan reaksi bolak balik seperti reaksi berikut

Ti+2 I2TiI4 (reaksi ke kanan: 600 °C; reaksi ke kiri: 1200 °C)

Reaksi ini bersifat eksotermik dengan ΔH = −427 kJ/mol.

Catatan kaki

Daftar pustaka

  • Erwin Riedel: Anorganische Chemie. Walter de Gruyter, Berlin 2004, 6. Auflage


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28592841 (2025-11-21T19:41:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.