Lompat ke isi

Sintesis Rochow

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 22.30 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28078663; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Sintesis Rochow, Proses Rochow, atau Proses Müller-Rochow adalah teknologi yang paling sering dipakai untuk membuat senyawa organosilikon demi keperluan industri. Metode ini pertama kali dilaporkan secara terpisah oleh Eugene G. Rochow dan Richard Müller pada dasawarsa 1940-an. Reaksinya merupakan reaksi alkil halida dengan logam silikon yang dikatalis oleh tembaga. Walaupun secara teoretis dapat dilakukan dengan alkil halida jenis manapun, hasil terbaik akan diperoleh jika yang dipakai adalah metil klorida. Proses ini biasanya dilakukan dengan suhu 300 °C dan tekanan 2-5 bar. Kondisi ini memungkinkan konversi sebesar 90-98% untuk silikon dan 30-90% untuk klorometana. Diperkirakan 1,4 Mton dimetildiklorosilana (Me2SiCl2) diproduksi setiap tahunnya dengan menggunakan teknologi ini.

Mekanisme reaksi

Reaksi yang relevan adalah (Me = CH3):

x MeCl + Si → Me3SiCl, Me2SiCl2, MeSiCl3, produk-produk lain

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28078663 (2025-10-17T18:31:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.