Lompat ke isi

Antagonis reseptor GABA

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 22.40 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28975132; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Antagonis reseptor GABA adalah obat yang menghambat kerja GABA. Secara umum, obat-obatan ini menghasilkan efek stimulan dan konvulsan, dan terutama digunakan untuk mengatasi overdosis sedatif.

Contohnya termasuk bikukulina, sekurinina, dan pentetrazol; serta antagonis reseptor GABAA benzodiazepin flumazenil.

Agen lain yang mungkin memiliki antagonisme reseptor GABAA termasuk antibiotik siprofloksasin, asam traneksamat, tujona, ginkgo biloba, dan kudzu.

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28975132 (2026-02-19T08:14:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.